Tampilkan postingan dengan label Melawan_Lupa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melawan_Lupa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2016

Oleh: Ismail Amin

Tahun 2007 masyarakat Indonesia dibuat gempar dengan fenomena menakjubkan, seorang bocah Iran bernama Mohammad Hossein Tabatabai, telah menjadi Doktor dalam bidang Al-Qur’an diusia 7 tahun. Dia menghafal 30 Juz Al-Qur’an sejak usia 5 tahun lengkap dengan terjemahan dan memahami tafsirnya. Ia disebut sebagai Mukjizat Abad 20.


Ar Rahmah Media (milik Abu Jibril) memproduksi CD profilnya dengan judul, The Amazing Child, Bocah 5 Tahun, Hafal Al-Qur’an dan Maknanya. Penjualan VCD itu meledak dipasaran, Ar Rahmah sampai kewalahan memenuhi pesanan, diproduksi berkali-kali, sampai mendapat label VCD best seller di tahun itu. Ar Rahmah Media mendapat keuntungan besar, tanpa sepeser pun mengalir ke Iran atau ke Mohammad Hossein Tabatabai sebagai pihak yang semestinya memegang royalty sepenuhnya.

Tidak sampai 5 tahun kemudian. Ar Rahmah yang banyak diuntungkan dari penjualan VCD hafiz cilik dari Iran dan menganut Syiah tersebut, malah menjadi media terdepan yang menyebarkan propaganda permusuhan terhadap Iran dan Syiah. Iran digadang-gadang sebagai negara yang menjadi musuh pertama umat Islam, dan Syiah dihujat sebagai orang-orang yang tidak hanya sesat tapi juga kafir dan layak ditumpahkan darahnya.

Tanpa malu, situs Ar-rahmah, menghapus link yang memuat iklan penjualan VCD “The Amazing Child”.


Anda tahu? untuk mendongkrak penjualan VCD itu, Ar Rahmah menulis di sampul VCD itu, “Moslem Muwahhid” yang ditujukannya kepada Mohammad Hossein Tabatabai, yang artinya, dia muslim yang bertauhid. Mengapa kemudian dihujat dan dicap kafir?.

Dalam iklan VCD itu, ditulis kalimat pujian dan kekaguman kepada orangtua Hossein Tabatabai yang mengasuh anaknya itu dalam lingkungan Qur’ani, bahkan diceritakan ibunya tidak menyusui atau menggendongnya kecuali dalam keadaan berwudhu. Tidak berselang lama, orang-orang Syiah (termasuk tentunya keluarga Tabatabai) oleh Ar Rahmah, malah disebut punya Al-Qur’an yang berbeda, paling rusak aqidahnya, paling sesat amalannya dan paling bejat akhlaknya. Apa yang membuat Ar Rahmah sedemikian drastis berubah kalau bukan kepentingan fulus?.

Sekarang Ar Rahmah sibuk menjual buku yang ditulis Abu Jibril, "Fakta Syiah Bukan Islam".
Ini fakta yang tidak bisa kalian pungkiri, dan jangan lupakan itu…. wahai yg mengaku paling beragama....

Sabtu, 26 Desember 2015



Oleh : Ahmed Zain Oul Mottaqin 

Lain dulu lain sekarang, dulu Ust. Arifin Ilham sangat getol membela Alm. Presiden Libya Mu'ammar Qaddafi. Sang ustad berkata ia sudah 3 kali ke Libya dan 2 kali shalat diimami langsung oleh pemimpin besar Libya tersebut. Bahkan Ust. Arifin Ilham sendiri merupakan Pimpinan Yayasan Qaddafy Islamic Center yang bertahun-tahun menerima suplai bantuan dana rutin dari pemerintah Qaddafi.

Tapi semenjak Qaddafi tewas (2011) ditangan para pemberontak Takfiri yang dibantu NATO & AS, aliran dana untuk yayasan tersebut macet. Dan pada 2012 ia mengganti nama Masjid megah yang berdiri sejak 2007 & biaya pembangunannya ditanggung penuh oleh pemerintah Qaddafi itu, dari sebelumnya bernama "Masjid Mu'ammar Khadafi " menjadi "Masjid Az-Zikra".

Ironisnya, beberapa moment terakhir, khususnya sejak isu "Penyerangan Syi'ah" berkaitan spanduk provokatif yang dipasangnya di masjid tsb, kini sang ustad semakin akrab dengan si dedengkot Wahabi Takfiri Abu Jibril, pemilik situs radikal Arrahmah.com yang berafiliasi & pendukung fanatik teroris yang telah membunuh Qaddafi.

Di beberapa artikel situsnya, Abu Jibril sering sekali mengumbar kebencian kepada Qaddafi, bahkan menyebut Qaddafi sebagai Fir'aun, Thogut bahkan menyamakannya dengan si Nabi palsu Musailamah Al Kadzab (contohnya http://www.arrahmah.com/read/2011/10/24/15936-serial-mengungkap-rahasia-kelam-sosok-qaddafi-firaun-toghut-dan-musailamah-al-kadzab-dari-libya-1.html). Bahkan Arrahmah.com membuat artikel khusus untuk menyerang pernyataan Ust. Arifin Ilham yang membela Alm. Mu'ammar Qaddafi (http://www.arrahmah.com/read/2011/10/25/15997-mengherankan-pernyataan-k-h-muhammad-arifin-ilham-tentang-qoddafy.html).

Lalu sekarang, apakah anda sudah terlena bercengkrama dengan para Takfiri hingga melupakan jasa-jasa Alm. Mu'ammar Qaddafi ya ustad ??

Saya ingatkan, tulisan ini bukan untuk mendiskreditkan sosok Arifin Ilham, tapi sekedar menyadarkan bahwa bergaul dengan para Takfiri tidak membawa dampak baik apapun selain menghasud, mengompori suasana & menanamkan jiwa takfir dalam dirinya.

Dan saya harap beliau mau kembali kepada dirinya yang dulu yaitu "Arifin Ilham-nya Khadafi ", karena setahu saya Mu'ammar Khadafi adalah seorang Sunni yang tidak berjiwa Takfir, bahkan beliau sangat berkawan akrab dengan para pemimpin Syi'ah seperti Ahmadinejad, Khamenei & Bashar al Assad.

Kira-kira apakah jika Qaddafi masih hidup, beliau rela masjid yang dibangun dengan biaya penuh olehnya kini digunakan sebagai corong mengkafir-kafirkan Syiah ??

Tag: #Mu'ammar Khadafi, #Ustad Arifin Ilham, #Kafirkan Syiah, #Masjid Az-zikra, #Masjid Mu'ammar Khadafi, #Abu Jibril, #Nabi Palsu

Senin, 23 November 2015

Gajah mati meninggalkan gading, tampaknya tidak berlaku bagi pemimpin Libya, Muammar Qaddafi. Setelah tewas ditembak di Sirte, nama Muammar Qaddafi pelan namun pasti dihapus gelombang revolusi.


Tak hanya di Libya, jejak Qaddafi di Indonesia pun ikut dihapus. Masjid Muammar Qaddafi yang terletak di Bukit Az Zikra Sentul berganti nama menjadi Masjid Azzikra. Dana senilai Rp 50 miliar yang digelontorkan oleh The World Islamic Call Society, milik Qaddafi di masjid itupun seakan terhapus dari ingatan.

baca: Khadafi salah satu dari pemimpin yang disegani barat

Padahal sebelumnya, pimpinan Yayasan Qaddafy Islamic Center, Ustad Arifin Ilham menyatakan tidak akan mengganti nama Masjid Muammar Qaddafy pasca krisis yang terjadi di Libya.

Namun demikian, berdasarkan keputusan dewan Majelis Azzikra yang dilaksanakan belum lama ini, memutuskan bahwa penggantian nama ditujukan agar masjid tidak lagi dikaitkan dengan unsur politik.

Masjid Muammar Qaddafy dibangun pada tahun 2007 dan diresmikan penggunaannya 2009. Masjid itu didirikan di lahan seluas 12.600 meter persegi.[iToday] 

Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks