Jumat, 29 Januari 2016



Oleh: Ahmed Zain Oul Mottaqin

Setelah peristiwa Terorisme ISIS di Sarinah kemarin, para radikalis anti-NKRI kembali beraksi. Dengan jargon yang sama yaitu "Menegakkan Khilafah" kali ini secara terang-terangan mereka menyebarkan brosur Tabligh Akbar di Bekasi untuk berbuat makar terhadap NKRI.
Baca juga : Mewaspadai Agenda KHILAFAH Wahabi yang Mengancam NKRIOleh: Denny Siregar Sejak 4 tahun lalu saya tidak lelah mengabarkan bahayanya wahabisme
 Sekedar informasi, nama orang-orang yang menjadi narasumber diatas adalah para radikalis afiliasi kelompok Teroris Al-Qaeda dari kelompok Jabhat Nushrah yang mengacau di Suriah.

Abu Jibril ini adalah seorang Takfiri akut yang pernah berkata siapa yang ikut Pancasila maka ia akan binasa.

Nama Abu Jibril juga pernah disebut-sebut dalam tragedi bom bunuh diri di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di Jakarta pada 2009. Salah satu anaknya, yaitu Muhammad Jibril Abdurrahman alias Ricky Ardan divonis lima tahun penjara karena terbukti melakukan pidana terorisme. (Republika.com : Muhammad Jibril Dihukum Penjara 5 Tahun)

Bahkan anak Abu Jibril yang bernama Ridwan Abdul Hayyie juga telah tewas di Idlib Suriah Timur pada Maret 2015 kemarin bertempur bersama Al-Qaeda.(Tribun.com : Anak Abu Jibril Yang Ikut Kelompok Al qaedah Mati Di tembak Di Suriah)

Kira-kira apa hukumnya jika seorang WNI ikut-ikutan gerakan separatis makar di negara sahabat seperti Suriah? Bukankah ini pencederaan terhadap hubungan Diplomatik Indonesia-Suriah?

Sementara si Abu Tholut itu adalah mantan Narapidana Terorisme. Ia adalah mantan ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah yang punya keahlian meracik bom. Ia bebas dari LP Kedungpane pada Oktober 2015 dengan pembebasan bersyarat.

Yuk, mari kita rakyat Indonesia "buat rame" acara ini. Dan kepada Yth. Pak Kapolri Badrodin Haiti ayo terjunkan Detasemen Khusus 88 untuk "menggembirakan" acara makar ini.Kata Muttaqin

Kedaulatan negara ini sedang diuji dari dalam. Negara-negara luar akan melihat, jika kita tidak mampu menjaga kedaulatan kita dari dalam lalu bagaimana kita menghadapi ancaman kedaulatan dari luar?

Sudah cukup kita kecolongan dengan acara-acara makar seperti Deklarasi ISIS di Bundaran HI pada Maret 2014 lalu. Masa yang sekarang juga?

Mari tebas segala bentuk gerakan makar terhadap negeri ini. NKRI adalah karunia Tuhan yang dianugerahkan kepada kita lewat perjuangan berdarah-darah kakek nenek kita. Apa akan kita biarkan negeri ini jatuh ke tangan para separatis ini. Katakan pada para teroris itu, "KAMI TIDAK TAKUT. NKRI HARGA MATI !"

0 komentar:

Poskan Komentar

Terbaru

Kata Tokoh

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks