Jumat, 29 Januari 2016



Agenda makan siang antara Presiden Prancis dan Presiden Iran dihapus dari jadwal setelah tuan rumah Prancis menolak menyingkirkan minuman anggur sebagai menu jamuannya.

Setibanya di Prancis pada Rabu (27/1) sedianya Presiden Iran, Hassan Rouhani dijadwalkan makan siang dengan Presiden Perancis Francois Hollande di Restoran kelas atas sebagai bagian dari kunjungan Rouhani di Eropa. Namun permintaan Iran agar menu makanan halal dan bebas alkohol ditolak.

Pejabat Perancis mengatakan bahwa menyajikan makanan sesuai yang diminta Iran bertentangan dengan nilai-nilai Republik Perancis.

Sumber lokal melaporkan, “Para pemimpin itu kehilangan sebuah kesempatan besar untuk bertemu dalam suasana jamuan makan yang santai”.

Lawatan Rouhani di beberapa negara Eropa untuk menandatangani kerja sama usai sanksinya dicabut, kunjungannya ke Italia sebelumnya berlangsung lebih lancar. Pejabat Italia bahkan menutup patung-patung telanjang tanpa diminta oleh pejabat Iran sebelumnya dan menyingkirkan alkohol dari menu makan malam. [islaminesia]

0 komentar:

Poskan Komentar

Terbaru

Kata Tokoh

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks