Minggu, 20 November 2016

Panglima TNI dan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya bersama seluruh elemen masyarakat yang cinta kepada Bhinneka dan NKRI

Panglima TNI, Jenderal Gatot Numantyo, mengajak seluruh peserta unjuk rasa damai aksi Bela Islam jilid III, yang akan berlangsung pada Jumat, 2 Desember 2016, agar tertib sesuai dengan aturan.

Namun, Panglima TNI menegaskan bila ada insiden tidak diinginkan, pihaknya siap mempertahankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari seluruh ancaman yang muncul.

"Silahkan demo, untuk menyampaikan pendapat. Tapi kalau sudah anarkis, makar, maka akan berhadapan dengan prajurit saya TNI dan Polri," kata Panglima kepada awak media di Medan.

Panglima juga menegaskan TNI siap menjaga dan mempertahankan kedaulatan  NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Para prajurit saya pun siap mempertaruhkan apapun, termasuk mengorbankan nyawa mereka sendiri untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

"Prajurit saya juga siap berjihad mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila bersama seluruh komponen masyarakat. Kita bersama, jangan ada yang ditakuti," ujar Panglima.

Dengan ini, dia meminta seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kedaulatan NKRI nampak hadir juga Habib Muhammad Luthfi bin Yahya yang siap mendukung upaya TNI Polri dalam menghadapi kelompok Islam yang ingin Makar.

Lihat videonya:


Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan, "Untuk aksi 2 Desember, kita berdoa. Siapapun yang mengacau bangsa ini, tidak bisa. Yang mengacau bangsa ini bukan orang yang beragama, saya yakin, kelompok radikal Islam seperti DI/TII Kahar Muzakkar (red:termasuk ISIS dan FPI), komunis, akan berhadapan dengan TNI-Polri serta seluruh masyarakat," ucap Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan.

Penulis: Van Harry

0 komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Kata Tokoh

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks