Selasa, 06 Oktober 2015

Kementerian Wanita Tunisia sedang membuat strategi penanggulangan dalam usaha menghentikan sindikat perdagangan wanita untuk dijadikan budak seks kepada teroris ISIS di Syria.


Juru bicara kementerian berkata, unit khusus dibutuhkan untuk mencegah kegiatan perdagangan itu.

“Kami bekerjasama dengan Syria untuk menangani kegiatan yang dikatakan ada permintaan tinggi,” katanya menurut laporan Press TV.

Menteri Dalam Negeri Tunisia Lutfi Ben Jeddau menerangkan, banyak wanita Tunisia memasuki Syria untuk bekerja sebagai budak seks kelompok teroris, karena penghasilan yang lumayan.

“Mereka melakukan hubungan seks dengan puluhan teroris dan akan kembali lagi ke Tunisia apabila mengandung,” katanya.

Sebagian korban jihad nikah mengatakan bahwa mereka dinikahkan dan diceraikan oleh banyak lelaki di hari yang sama tanpa masa iddah! Meskipun itu masih berstatus isteri orang! Semua ini dilakukan atas nama jihad! Janji mereka ialah masuk surga tanpa hisab!

Para Teroris ini pun memiliki Cara terbaru dalam melaksanakan akad nikah yaitu cukup bertakbir 3 kali kepada  seorang perempuan yang akan di gaulinya, maka menurut mereka sudah sah jadi isterinya.

Supaya lebih jelas silakan lihat video pengakuan wanita korban jihad sex asal Tunisia ini.




4 komentar:

  1. Wahabi bangsat. Otak ayam. Bikin hukum sendiri. Sejak ayat Al-Qur'an dan hadist dipelintir suka hati mereka.

    BalasHapus
  2. wahabi dajjal jenggot kambing

    BalasHapus

Terbaru

Kata Tokoh

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks