Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2016


Ustad Arifin ilham membuat heboh jagad dunia maya. Sebab, dalam salah satu ceramahnya, ia dinilai melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Tudingan pelecehan tersebut, bermula dari penjelasannya dalam satu ceramah di televisi swasta nasional, mengenai Rasulullah dan praktik poligami.

Kala itu, ia mengatakan," bahkan Nabi Muhammad SAW pun tak bisa berlaku adil."

Tudingan tersebut, dilontarkan akun Satu Islam yang mengunggah potongan video ceramah sang ustaz dari televisi swasta nasional.

Akun Satu Islam, mengunggah video berdurasi 42 detik dan berjudul "Ustadz Arifin Ilham Hina dan Rendahkan Nabi saw" ke laman Youtube.

Menurut akun yang konsern untuk mempersatukan umat Islam dari berbagai mazhab tersebut, Ustad Arifin secara serampangan mengutip dan menafsirkan ayat-ayat suci.

Berikut penjelasan akun Satu Islam, mengenai penafsiran serampangan Ustad Arifin yang berujung pada tudingan penghinaan terhadap Nabi Muhhamad tersebut:

Ustadz Arifin IIlham bikin ulah lagi, sekarang sudah berani menghina dan merendahkan Rasulullah saw, bahkan dia berani memlintir terjemahan kalimat untuk menghina Baginda Nabi saw demi menutupi kelemahan dirinya dalam berbuat adil dengan kedua istrinya, kalimat yang dia plintir sebagai berikut:

لن تستطیعوا ان تعدلوا بین النساء ولو حرصتم.

Ustadz Arifin Ilham menerjemah kalimat diatas pada lafadz( لن تستطیعوا ان تعدلوا) sebagai berikut : Hai,, Muhammad,, kamu tidak akan pernah mampu berbuat adil"

Padahal kalimat diatas kalau dilihat dari segi gramatik arabnya akan tidak pas kalau diterjemahkan seperti diatas, karena, kalimat tersebut menunjukkan jama' bukan mufrad, maka jelaslah yg jadi khithab(yang di maksud) pada klimat diatas bukanlah Rasulullah Saw akan tetapi kaum laki-laki yg diluar Rasulullah Saw.

kalimat tersebut diatas lebih sebagai penegasan bagi ayat al-nisa ayat 3, -silahkan baca ayatnya-.

Dan andai pun Ustadz Arifin Ilham memasukan kalimat diatas dalam konsep balaghah " اطلاق الکل واراده الجزء" maka hal ini akan tambah memperparah penafsiran lagi, karena hal itu akan berdampak pada penolakan terhadap surat al-nisa ayat 3.

Lihat videonya:

Melihat kelakuan Ustad Arifin Ilham ini mengingatkan saya pada kejadian saat Rasulullah saw masih hidup.
Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri Ra berkata:

“Saat Rasulullah saww sedang membagi-bagikan ghanimah, kemudian datanglah seseorang dari Bani Tamim dengan pakaian yang pendek bagian bawahnya ( Cingkrang), di antara kedua matanya ada tanda bekas sujud yang menghitam, lalu ia berkata: “Berbuat adillah wahai Rasulullah!”

Rasulullah Saw bersabda: “Celakalah engkau, siapa yang akan berbuat adil jika aku tidak berbuat adil? Maka engkau akan binasa dan rugi jika aku sendiri tidak berlaku adil.”

Lalu Rasulullah Saww bersabda: “Akan datang suatu kaum kelak seperti dia, baik perkataannya, tapi buruk kelakuannya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk. Mereka mengajak kepada Kitabullah, tetapi mereka sendiri tidak mengambil darinya sedikitpun.

Mereka membaca Al Quran, tetapi tidak melebihi kerongkongannya. Kalian akan mendapatkan bacaan Al-Qur’an mereka lebih baik dari kalian dan shalat dan puasa mereka lebih baik dari kalian. Mereka akan melesat meninggalkan Islam sebagaimana anak panah melesat dari busurnya. Mereka mencukur kepala serta mencukur kumisnya, pakaian mereka hanya sebatas setengah betis mereka.” Setelah Rasulullah Saww menjelaskan ciri-ciri mereka, Rasulullah Saww bersabda: “Mereka akan membunuh para pemeluk Islam dan melindungi penyembah berhala!”

[Diriwayatkan dalam kitab: Bukhari fi kitab dad’ al-khalq Bab “Alamah An-Nubuwwah”, An-Nisai’ fi khasa-is hal 43, 44, Muslim fi Kitab Az-Zakah Bab At-Tahdzir Min Zinah Ad-Dun-ya, Musnad Imam Ahmad juz I hal 78, 88, 91)



Sumber: Satu Islam/Tribun News
Penulis: Manhaj Salafi

Selasa, 27 September 2016

Salah satu adegan Film "Academy Police " versi ke Khalifah an Turki modern dibawah Sultan Erdogan

Perkembangan Perfilman di Bawah Ke Khalifah an Turki Modern  Sultan Erdogan. Turki Sejak dalam kekuasaan Erdogan  selama satu dekade silam  bangkit secara dramatis. Suatu capaian yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah Turki lama.

Sesuatu yang menjadi bukti nyata bahwa sekulerisme di Turki sedang berada di ambang keruntuhan. suatu capaian yang fantastis bagi suatu partai “Islamis” di negara yang secara resmi menggunakan sistem sekuler sebagai ideologi negara.

Kemenangan berturut-turut  Erdogan sebagai figur sentral, yang oleh pendukung nya di proyeksi kan sebagai Khalifah masa depan. Selangkah demi selangkah telah membawa Turki ke arah kebangkitan emperium kekhalifahan Ottoman Turki modern. Tidak hanya itu, industri Per Film an Turki pun melesat bak meteor, bahkan selangkah lebih maju dan berani dibanding Eropa dan Amerika.

Dilansir dari berbagai sumber, Turki baru dibawah Erdogan telah melakukan lompatan budaya yang besar, Film seperti "Academy Police" versi Turki pun mendulang sukses dengan penayangan Secara serentak di seluruh bioskop-bioskop di Turki.

Dibawah ini adalah cuplikan(triler) dari Film Police Story nya khilafah modern Turki dibawah kekuasaan Sultan Erdogan. Selamat menonton..


Penulis: Manhaj Salafi

Jumat, 09 September 2016

Permata Kumara Teguh Adik Kandung Mario Teguh

Eksklusif, Kesaksian Adik Kandung Mario Teguh tentang Ario Kiswinar Teguh...

Permata Kumara Teguh yang biasa disapa Kumkum oleh Mario Teguh juga blak-blakan bicara soal orang ketiga di pernikahan pertama Mario Teguh dengan Aryani (Ibu Kiswinar)...

Bagaimana perbincangan bersama perempuan yang kini tinggal di Samarinda ini?

Simak video berikut...


Adik Mario Teguh: Yang Selingkuh Mario, Bukan Ibu Ario Kiswinar (red: Aryani)

Sekalipun Mario Teguh merupakan kakak kandungnya sendiri, Permata Kumara lebih membela Ario Kiswinar Teguh.

Mario Teguh sebelumnya mengkonfirmasi bahwa Kiswinar bukan anak kandungnya. Salah satu alasannya, Ario terlahir dari hasil hubungan terlarang dengan pria lain. Bukan dengan dirinya.

Mario Teguh bahkan menantang agar dilakukan tes DNA untuk mengungkap kebenaran.

Pernyataan Mario Teguh ini dibantah oleh Permata Kumara Teguh, adik bungsu Mario Teguh. Menurut pengakuannya, tidak mungkin ibunda Ario selingkuh dengan pria lain karena hanya menjadi ibu rumah tangga dan nyaris tidak pernah keluar rumah.

"Perceraian mereka itu (Mario Teguh dan Aryani,red), karena hadirnya pihak ketiga yang sekarang jadi istrinya," beber Permata Kumara.

Sejak Mario Teguh memiliki istri baru, pria yang dikenal publik luas lewat jargon "Salam Super dan acara Golden Ways" itu mulai menganggap Ario Kiswinar bukan darah dagingnya. Padahal sebelum itu Mario Teguh terbilang dekat dengan sang putra.

Sumber: Islam NKRI

Rabu, 07 September 2016



Ario Kiswinar Teguh seorang pemuda 30 tahun membuat heboh.

Pemuda berkaca mata itu mengaku sebagai anak motivator Mario Teguh saat tampil di acara Hitam Putih, Rabu (7/9/2016).

Ario Kiswinar mengaku sebagai anak yang tak dianggap alias dibuang.

Berikut fakta-fakta yang diungkap Ario diacara yang dipandu Deddy Corbuzier itu:

1. Bukti administrasi

Saat tampil diacara hitam putih Ario membawa sejumlah bukti.

Bukti KK asli milik Ario Kiswinar Teguh, anak Mario Teguh

Ada Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, akte nikah hingga foto-fotonya bersama sang ayah.

2. Ayah Ibu

Dalam akta kelahiran dan KK terungkap jika Ario lahir dari pasangan Sis Maryono Teguh dan Aryani Seonarto namun di KK tertulis Aryani Teguh. Mario dan Aryani menikah di Malang, Jawa Timur.

3. Mulai tak diakui

Kiswari lahir di Jakarta 29 April 1986. Sejak 13 tahun yangg lalu Ario Kiswinar sudah tidak diakui lagi sebagai anak oleh Mario. Hal itu diungkapkan Mario kepada keluarganya. Mario dan Aryani bercerai 1993 saat itu Kiswinar baru berusia 7 tahun.

4. Penyebab perceraian

Kiswinar mengaku orang tuaya bercerai karena ada orang ketiga. Ia enggan membeberkan siapa orang ketiga yang dimaksud. Sejak itu Kiswinar dibesarkan oleh ibunya.

5. Pertemuan terakhir

Kiswinar mengaku terakhir kali saat dia berumur 17 tahun. Waktu itu ketemu untuk minta santuann biaya kuliah tapi tidak diberi uang. Bahkan dia tak tahu dimana rumah ayahnya. Pernah mencoba menelpon tapi tidak nyambung.

6. Percakapan Terakhir

Inilah kata-kata terakhir Mario saat bicara dengan Kiswinar via telepon “Tak usah cari papa. Kita tak usah ketemu dulu”.

7. Kegiatan Kiswinar

Kegiatan Kiswinar sehari-hari saat ini adalah mengajar (guru seni rupa) dan juga usaha sendiri. Beginilah cara Kiswnar bertahan hidup. “Itu semua karena mama, Mama hebat,” katanya.

Video Ario Kiswinar Teguh, Anak  dari Mario Teguh:


Mario Teguh Dibully

Saat pengakuan ini ditayangkan Mario teguh menjadi trending topic di twitter.

Dalam akunnya sendiri Mario masih sempat mengunggah cuitan nasehat seperti yang sering dilakukaannya.

“Melakukan sesuatu dengan tidak sempurna tetap lebih baik daripada TIDAK melakukan apa pun dengan sempurna. Mario Teguh,” tulisnya.

Namun cuitan Mario ini malah dibully netizen.

Berikut komentar netizens:

@galangstrezz: om mario teguh ga malu anak om yg ga dianggap di undang ke acara hitam putih...om sfat nya jelek juga yaaa

@Vie_niezgirl: kenapa anda tidak mau mengakui anak sendiri?????pandai menasehati orang tp kok gtu sih!!!!whyyyyy?

@jhon_solo1428: pak mario keluar dong dari"kandangnya"? Jawab dengan bukti dong.. Jgn lwt medsos..kasian tu anaknya yng ditlantarin..

@SIWONAGNEZMOFAN: masih sempet2 nya maena tuiter om om... pendusta

@jhon_solo1428:, klarifikasi "anak" anda betulkah pak? Dengan data segitu banyaknya di tv tadi..Gmna jawabn dari pak mario?? Spy lebih jelas pk

@yhayha101018; sok bijak..! Pinter menasehati, nasehatin tu pikiran lo.. Tega bener gak ngakuin anak sendirii..

Sumber: Tribunnews

Sabtu, 03 September 2016

Putri perdana menteri Qatar, Sheikha Salwa


Putri perdana menteri Qatar, Sheikha Salwa (34) dikabarkan tertangkap basah sedang pesta seks dengan 7 pria tampan di sebuah apartemen di London, Inggris. Berita penangkapan Putri Salwa langsung menjadi viral di media sosial.

Awalnya, berita pesta seks Putri Salwa dimuat di situs media Financial Times. Berita itu lantas dikutip berbagai media online di seluruh dunia, termasuk India dan Inggris.

Hanya beberapa saat setelah berita heboh itu jadi viral, Financial Times menghapus berita tersebut. Kabarnya, Financial Times mendapat tekanan dari Qatar dan Inggris. Sebab, berita itu dianggap mengadu domba dan bakal merusak hubungan diplomatik Qatar dan Inggris.

Situs awdnews.com yang menukil dari Financial Times melaporkan, kegiatan seks Putri Salwa sudah berlangsung lama di London. Putri Qatar itu dikabarkan menyewa seorang intel Inggris dengan imbalan menggiurkan untuk mengamankan dan mengatur kegiatan seksualnya.

Belakangan, intel Inggris tersebut sakit hati lantaran Putri Salwa memberikan kepercayaan kepada Intel Inggris lainnya. Sikap Putri Salwa itu membuat intel pertama kecewa dan membongkar pesta seks Putri Salwa.

Video Pesta S3ks Putri Kerajaan Qatar:



Intel tersebut membocorkan pesta seks Putri Salwa hingga polisi melakukan penggerebekan. Saat digerebek, polisi Inggris mendapati Putri Salwa itu sedang pesta seks dengan tiga pria, sementara empat laki-laki lainnya tengah menunggu giliran di luar kamar.

Menurut laporan itu, Putri Salwa yang merupakan anak kandung mantan Perdana Menteri Qatar Hamad bin Jassim bin Jabor Al Thani tak bisa berkutik saat digerebek.

Dinas rahasia yang melakukan pemeriksaan identitas menemukan wanita itu teridentifikasi keturunan dari kerajaan Qatar. Wanita tersebut juga membenarkan sebagai bagian dari keluarga kerajaan Qatar.

Kepada polisi, Putri Salwa mengatakan bahwa apa yang dilakukannya bukanlah prostitusi, melainkan membayar orang profesional yang tidak melanggar hukum Inggris. Namun polisi mengatakan bahwa yang dilakukannya adalah tindakan kriminal karena membayar orang-orang untuk melakukan kegiatan prostitusi.

Sumber: Pojoksatu

Selasa, 02 Februari 2016



Inilah Bukti Baru Keterkaitannya Adam Amrullah Pembawa acara RUKYAH di acara Televisi Trans7 dengan ISIS
Setelah klarifikasi Adam Amrullah terkait hubungannya dengan ISIS, bermunculan di media sosial foto-foto ustadz radikal ini dengan terlihat jelas kaitannya dengan ISIS. Mulai dari "Deklarasi ISIS" di Masjid Muhammad Ramadhan di Perum Kompek Galaxy, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kabarnya Masjid Muhammad Ramadhan, yang dijadikan basis ISIS di Bekasi sudah diambil alih oleh Pemkot Bekasi. Karena kegiatan di masjid tersebut kerap mengganggu masyarakat setempat.

Dan ini foto-foto ustadz radikal Adam Amrullah sebagai salah satu dari bagian ISIS, sementara klarifikasi ustadz radikal ini di akun resminya bersumpah 3x kali mengatakan "wallahi...wallaahi...wallahi..."

"Saya Adam Amrullah, akidah saya Ahlussunnah walJamaah. Saya menyatakan berlepas diri dari tuduhan bahwa saya bagian atau pendukung ISIS seperti yang dituduhkan," ungkap Adam di akun Facebook pribadinya (17/03).


Setelah melihat foto ini, ustadz radikal Adam Amrullah terdiam "ehm...itu, ah itu..." jawab Adam.
Mungkinkah klarifikasi ustadz radikal ini hanya sebatas "bentuk cuci tangan" ?


Dulu ketika ustad radikal Adam terlibat kasus pencemaran nama baik atas Senkom Mitra Polri dan sempat dipenjara, Adam mencari dukungan kesemua pihak termasuk ISIS demi memenangkan kasusnya. Setelah berhasil mendapat dukungan dan menjadi "Pimpinan ISIS" di Bekasi dan kasus kelar dengan vonis bebas bersyarat, kini ustad radikal Adam "cuci tangan" dengan mengatakan "Wallahi, wallahi, wallahi saya tidak ada hubungan dengan ISIS", di akun facebook miliknya beberapa hari yang lalu.

Terkait dengan kasusnya, ustadz radikal Adam diberhentikan secara tidak hormat di perusahaan IBM, karena itulah ustadz radikal ini tidak kehabisan akal. Dengan bekal gelar pimpinan ISIS dia dengan mudah bisa mengisi acara di Trans7 dalam acara "rukyah" yang notabene beberapa staf Trans7 adalah anggota atau bawahannya di ISIS.


Setelah beberapa orang yang dekat dengan ustadz radikal Adam di tangkap densus88, kini ustadz radikal Adam cuci tangan. "Benar, ISIS itu pandai berbohong" kata salah satu mantan anggota ISIS saat diwancara di tvOne kemaren (23/03).

Ustadz radikal Adam merupakan salah satu narasumber yang sering tampil di acara Rukyah Trans7 dan Khazanah Trans7. Acara-acara tersebut acapkali bertentangan dengan faham ahlussunnah wal jama'ah yang banyak dianut umat Islam di Indonesia dan Dunia. Bahkan terkait Khazanah Trans7, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pernah memanggil pihak Trans7 untuk bermediasi dengan umat Islam Ahlussunnah wal Jama'ah karena dinilai acaranya yang meresahkan. [moslemnews1]

Tag: #Adam Amrullah, #Rukyah Trans7, #Ustad Radikal, #Khazanah Trans7 

Senin, 01 Februari 2016



Banyu Biru Djarot terancam dicoret dalam keanggotaan Badan Intelijen Negara (BIN). Langkah ini sebagai tindak lanjut karena putra sutradara kondang Eros Djarot itu mengunggah surat pengangkatan dirinya sebagai anggota intelijen.

"Intinya, nanti semua anggota organik akan kita evaluasi," kata Sutiyoso kepada Liputan6.com, Senin (1/2/2016).

Tidak terkecuali evaluasi akan dilakukan terhadap struktur yang ditempati Banyu Biru, yaitu di Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) BIN.

"Kita lihat nanti apakah anggota itu capable atau tidak. Banyu Biru dipastikan dicoret, itu makanya kita evaluasi," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Secara sifat, surat yang di-posting Banyu Biru di sosial media itu bersifat rahasia. Artinya, surat tersebut hanya untuk kepentingan kedinasan dan bukan untuk konsumsi publik.

"Sebenarnya tidak boleh kayak begitu (disebarluaskan)," kata Bang Yos.


Surat Pengangkatan Banyu Biru Jadi Intel

Netizen sebelumnya digegerkan oleh surat pengangkatan Banyu Biru sebagai anggota BIN. Dalam postingan foto surat, pengusahan muda itu membubuhinya dengan kalimat: Alhamdulillah. Beberapa temannya juga terlihat memberikan emoji bergambar hati.

Entah bagaimana posting di media sosial tertutup itu akhirnya menyebar ke dunia maya. Sontak para netizen pun memberikan komentar beragam.

"Jadi Intel kok ngaku, pakai posting pula", "Nge-share SK di medsos nggak sekalian di laminating", "Pamer SK jadi anggota BIN, duhh Mas Banyu".

Surat pengangkatan langsung oleh Kepala BIN Sutiyoso dan ditandatangani Kepala Biro Kepegawaian BIN Suharyanto S.Sos,MM. Dicantumkan pula masa berlaku Banyu Biru menjadi intel selama 12 bulan penuh mulai dari 1 Januari 2016 hingga 31 Desember 2016.

Berikut isi surat yang menggegerkan jagad dunia maya:

Petikan
Keputusan Badan Intelijen Negara
Nomor KEP-311/XII/2015
Tentang
Pengangkatan Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan
Badan Intelijen Negara
Kepala Badan Intelijen Negara


Menimbang: -dst-
Mengingat: -dst-
Memperhatikan: -dst.


Memutuskan
Menetapkan:


Kesatu: Kepada yang namanya tersebut dalam lajur 2 lampiran keputusan ini diangkat sebagai dewan Informasi dan strategis Kebijakan Badan Intelijen Negara terhitung mulai tanggal sebagaimana tersebut dalam lajur 3 dengan jabatan sebagaimana tersebut dalam lajur 4.


Kedua: Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.


Ketiga: Petikan Keputusan ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.


Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 31 Desember 2015
Kepala Badan Intelijen Negara
ttd
Sutiyoso

Lampiran
Keputusan Kepala Badan Intelijen Negara
Nomor: KEP-311/XII/2015
Tanggal: 31 Desember 2015
No. 18
Nama: Banyu Biru, B.Sc
TMT Pengangkatan: 01-01-2016 s.d 31-12-2016
Jabatan: Anggota Bidang Politik
Kepala Badan Intelijen Negara
ttd
Sutiyoso

Untuk Petikan yang Sah
Badan Intelijen Negara
Kepala Biro Kepegawaian
Suharyanto S.Sos,MM. [liputan6]

Tag : #Banyu Biru, #BIN, #Surat Pengangkatan, #Kepala BIN Sutiyoso 

Sabtu, 23 Januari 2016



SURAT KASIH UNTUK JONRU

Oleh : Yusuf Muhammad

Kali ini saya harus support kamu Jon, anda tahu mengapa? Karena saya khawatir kehilangan orang seperti anda.

Selama ini saya selalu menghargai apapun pendapat anda, meskipun terkadang apa yang anda tulis itu sangat mengganggu logika berfikir saya.

Saya terkadang bingung juga dengan latar belakang anda. Ada yg bilang anda Tukang sayur, penulis, ada juga yg bilang penjual sprei, ada juga yg bilang anda penyalur donasi saat mendadak ada bencana alam. Dan yg paling terkenal, anda dikenal sebagai tukang kritik pemerintahan Jokowi nomer wahid di Fesbuk.

Ah tapi apapun latar belakang dan kerjaan anda itu tidak masalah, karena hidup harus terus dilalui. Jadi gini, dalam kisah perjalanan hidup manusia itu, tentu ada sesuatu yg akan dikenang saat kematiannya. Tinggal kita mau dikenang kebaikanya atau kejelekanya.

Kalau melihat kisah “si Malin Kundang”, dia dikenal sebagai anak durhaka dan di kutuk jadi batu. Saya yakin, anda tidak akan mau jika pas ajal menjemput nanti dikenang sebagai “Tukang Kritik Jokowi no. wahid telah wafat” atau dikenang “Jonru sang penebar kebencian di fesbuk telah wafat”.

Saya tahu, Anda mungkin ingin dikenang yang baik oleh banyak org saat ajal menjmput nanti. Mungkin dikenang sebagai “penulis buku inspiratif telah wafat”. Namun apapun itu hanya Tuhan yg tahu, cuma setidaknya kan berharap gimana supaya bisa dikenal baiknya.

Banyak yang tandatangani petisi, agar anda bisa tampil di salah satu acara talk show terbaik yaitu “Mata Najwa”. Saya tahu, meskipun seumpama nanti ada tawaran, anda akan menolaknya dan tidak akan berani tampil di acara tersebut. Mengapa? Karena itu sama saja anda ‘bunuh diri’.


Banyak yang hampir kena serangan jantung saat tampil di Mata Najwa. Mantan Istri Bang Haji si Raja dangdut sudah pernah jadi korban. Ahmad Dani juga sudah pernah. Mereka yang ngomongnya enteng dimana2, tapi saat tampil di Mata Najwa seperti kena hantaman badai pertanyaan mematikan dari Najwa.

Saya yakin anda sudah tahu itu dan tak ingin dipermalukan oleh Najwa. Bisa2 follower fesbuk anda tinggal sebiji, itupun yang punya akun sudah mati. Coba bayangkan kalau sampai hilang semua, gimana anda mau jual Sprei? Gmana mau jual buku? Gimana mau dapat sumbangan? Bisa2 anda tidur di pasar bantalan sayur Gubis Jon.

Saran saya sih jangan mau kalau di suruh tampil di “Mata Najwa”. Mending tampil di acara “Logika Ahmad Dani” lebih cocok kayaknya. Kan kalian punya logika yang hampir sama. Kalau bisa pas tampil rambutnya di gundul sekalian trus selfie bareng.

Manusia seperti anda itu langka, jadi kalau bisa dibudidayakan atau paling tidak dipertahankan agar tidak punah. Tapi Jika sampai punah apa boleh buat, mungkin saya akan melayat ke rumah anda sambil bawa karangan bunga.

Tag: #Jonru, #Mata Najwa, #Ahmad Dhani, #Surat Kasih

Rabu, 13 Januari 2016

Sisi Gelap Keluarga Kerajaan Saudi: Narkoba, Alkohol, dan Pesta Seks


Pangeran Saudi dan empat orang lainnya dilaporkan telah ditangkap di Libanon, Senin, 26 Oktober 2015, setelah pihak berwenang menemukan lebih dari dua ton obat-obatan terlarang, termasuk kokain dan amfetamin jenis Captagon, dalam peti yang dimuat di pesawat jet pribadinya.

Tetapi jika menjadikan rujukan sejarah sebagai penentu nasibnya, dapat dipastikan pangeran akan lolos dari hukuman. Perlu diketahui, para anggota keluarga kerajaan lain pernah melakukan hal yang sama dan diketahui bebas dari tuntutan hukum internasional penyelundupan narkoba di bawah perlindungan hukum di Riyadh.

Laman Foreignpolicy menulis, pada 1999 Pangeran  Saudi Nayef bin Sultan bin Fawwaz Al Shaalan diduga menyelundupkan dua ton kokain dari Venezuela ke Prancis. Nayef dituduh Perancis menggunakan status diplomatiknya untuk memasukkan narkoba ke sebuah jet keluarga kerajaan Saudi.

Tetapi sang Pangeran berhasil lolos dari hukuman dan dihukum in absentia pada 2007. Kini ia telah tinggal di bawah naungan hukum di Arab Saudi. Amerika Serikat juga pernah mendakwa Pangeran Nayef dengan tuduhan melakukan konspirasi mendistribusikan kokain, hasilnya tidak jauh beda.

Pada 2010, situs pembocor dokumen rahasia, WikiLeaks, menggambarkan sebuah adegan pesta [sex] di ruangan bawah tanah kerajaan di Jeddah. Situs itu menggambarkan sebuah pesta Halloween Saudi, yang didanai sebagian oleh seorang pangeran dari keluarga Al Thunayan, di mana lebih dari 150 pria dan wanita muda.
Baca : Hobi Pesta Raja Salman dan Keluarga Kerajaan di Eropa, VIDEO 
Para undangan datang mengenakan kostum pesta dan mengkosumsi minuman alkohol berharga mahal, yang hanya dijual di pasar gelap Arab Saudi. "Meskipun tidak menyaksikan langsung acara ini, kokain dan ganja digunakan adalah umum di kalangan sosial (kerajaan)," kata bocoran Wikileaks.

Foreignpolicy mengatakan sanksi tegas untuk pelanggaran hukum syariah di Arab Saudi cenderung tidak berlaku bagi sekitar 15 ribu pangeran dan putri yang berasal dari Dinasti Saud. Sementara Riyadh tetap menerapkan eksekusi warga asing dan warga non-kerajaan yang melakukan pelanggaran. Bahkan tidak separah kejahatan narkoba.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Saudi telah memenggal sejumlah orang karena terlibat perdagangan narkoba, termasuk dua orang warga Pakistan--satu pada Juni dan satu pada Agustus--meskipun ada permintaan peninjauan kembali oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia dan pemerintah Pakistan.

Penangkapan pada Senin ini, diklaim otoritas Lebanon sebagai salah satu penangkapan terbesar di bandara dalam sejarah Libanon. Penangkapan itu dianggap menjadi cambuk bagi kerajaan Saudi yang sebelumnya harus menerima kabar seorang pangeran lain dituduh melakukan kekerasan pada perempuan, mabuk, dan pelecehan seksual.

Pada akhir September, Pangeran Majed Abdulaziz Al Saud ditangkap setelah seorang pekerja perempuan menuduhnya melecehkan ia di rumah pangeran di Beverly Hills, Amerika. Pekan lalu, ia kembali dituduh oleh tiga pembantu rumah tangga melakukan kekerasan terhadap mereka, dan mengancam membunuh.

Sejauh ini satu-satunya pangeran yang diketahui gagal lolos dari jerat hukum adalah Pangeran Saud bin Abdulaziz Bin Nasir Al Saud yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Inggris setelah membunuh pelayannya di sebuah hotel di London, dan diharuskan melakukan pelayanan sosial selama 20 tahun.

Hakim yang menjatuhkan hukuman kepada Pangeran Saud Abdulaziz mengatakan tidak akan menjatuhkan hukuman karena status kerajaan yang disandangnya. "Saya akan salah bila menghukum Anda, entah lebih berat atau lebih lunak, karena keanggotaan Anda dari keluarga kerajaan Saudi," kata Hakim David Bean saat itu.[tempo]

Dibawah ini adalah video Pangeran Saudi yang akrab dengan NARKOBA..



Tag: #Pesta Halloween Saudi , #Pangeran Saudi, #Jet pribadi, #Pesta sex, #Sisi gelap Saudi, #kokain, #amfetamin, #captagon, #alkohol, #narkoba, #adegan pesta, #bocoran WikiLeaks

Selasa, 12 Januari 2016



Agnes Monica dengan kostum seksi bertuliskan huruf arab

FENOMENA AWAM RELIJIUS DI NEGERIKU

Oleh: Ahmed Zain Oul Mottaqin 

1. Kemarin saya melihat postingan seorang muslimah di fb yang mengupload foto seorang wanita berjilbab mengenakan kalung salib. Setelah dia tanya ternyata wanita tersebut seorang Nasrani. Lalu si muslimah pengupload tersebut menyebutnya sebagai "penistaan terhadap islam."

2. Dulu juga ramai bersliweran di media sosial postingan beberapa wanita dan anak-anak Nasrani Orthodoks yang sedang beribadah mengenakan jilbab/kerudung, lalu mereka tulis "Berhati-hatilah telah muncul agama baru yang meniru-niru islam"

3. Bahkan yang terbaru kemarin, hanya karena Agnes mo [Agnes Monica-red] memakai kostum panggung seksi dengan tulisan arab المتّحدة lalu sebagian muslim heboh menyebutnya sebagai penistaan terhadap islam, padahal tulisan tersebut hanya bermakna persatuan.

Sebegitu 'mengerikan'-nya kah potret kejumudan umat islam di negeri ini?

Saya sebagai muslim justru merasa sangat aneh jika melihat simbol-simbol seperti jilbab dan huruf arab diidentikkan hanya dengan agama islam saja.

Pada zaman jahiliyah sebelum Rasulullah lahir, bahasa arab itu adalah bahasa sehari-hari bangsa jahiliyah tersebut bahkan mereka menjadikan syair-syair arab sebagai ukuran intelektualitas.

Kaum Kristiani di Mesir, Suriah, Palestina, Iraq setiap hari menyanyikan lagu rohani mereka memuji Yesus dan Bunda Maria pun dengan berbahasa arab.

Bahkan jauh sebelum datangnya Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW, para wanita Nasrani Orthodoks sudah mengenakan kain penutup rambut setiap beribadah. Bahkan para biarawati pun mengenakannya sehari-hari. Lalu apa itu penistaan terhadap islam? Hellooow..

Banyak saudara kita disini yang cakrawala beragamanya masih sangat sempit. Mereka tidak sadar bahwa apa yang dijalani agamamu belum tentu milik agamamu sendiri. Simbol-simbol agama yang kau sebut syar'i itu juga merupakan simbol-simbol agama samawi lainnya.

Inilah fenomena awam religius di negeri kita. Dan sayangnya jumlah mereka sangat banyak di negeri ini. Kaum relijius dangkal dan sempit yang memahami agama hanya dari kulit dan simbol-simbol.

Dan orang-orang seperti inilah sasaran potensial cuci otak intoleransi dan takfirisme. Kaum ini akan 'terhipnotis' begitu melihat para ustadz bersorban, bergamis dan berjenggot lalu mengikutinya tanpa kritis. 

Mendengar ustadz-ustadz yang pandai mengutip teks agama dan sepenggal kalimat berbahasa Arab, awam relijius ini akan tunduk rebah menelan semua ujaran kebenciannya. Apalagi mendengar buaian surga dan janji 72 bidadari, para awam relijius ini pun akan rela mati menjemput 'jihad' dimanapun mereka diarahkan untuk 'berjihad'.

Proses pencarian agama mereka terhenti di ranah kulit. Dan tidak aneh orang-orang ini sangat menggandrungi para selebritis mendadak ustadz dan para muallaf mendadak ustadz (ahh you know lah siapa).

Dalam kitab Al Wala' wal Bara' disampaikan sebuah kalimat singkat, "Waspadalah terhadap para ahli ibadah yang bodoh", mereka sungguh bersemangat dalam ghiroh agama namun sayangnya karena tanpa dibekali kecerdasan dan daya kritis mereka justru menjadi duri dalam islam yang hakikatnya ajaran yang 'hanifiyyatus samhah' >> semangat mencari kebenaran dengan lapang dada & toleran tanpa fanatisme sempit.

Entah apa yang ada dalam mindset islam para manusia simbol ini. Di satu sisi, mereka merasa dihinakan jika simbol-simbol agama mereka dipakai umat agama lain seraya mereka sebut itu "penistaan". Tapi anehnya mereka tidak pernah marah jika simbol agama mereka seperti kalimat Tauhid dipakai untuk berbuat terorisme seperti yang dilakukan ISIS (padahal itu jelas-jelas merupakan simbol eksklusif islam).

Mereka tidak marah teriakan Takbir digunakan untuk mengebom masjid dan warga sipil. Mereka juga tidak marah simbol-simbol eksklusif islam tersebut digunakan para teroris untuk menyembelih tawanan hidup-hidup seraya dengan bangga menenteng kepala korbannya sembari pamer telunjuk ke atas lambang bertauhid.

Dan tidak aneh, golongan muslim jumud seperti ini biasanya yang paling doyan dengan berita dari media-media 'sumbu pendek' berbau 'religius' macam arrahmah dot com, fimadani, islampos, eramuslim, jonru, pkspiyungan dan sejenisnya yang doyan mencitrakan agama ini secara sempit dan intoleran.

Note: Mungkin foto dibawah ini bisa buat perbandingan siapa sesungguhnya yang melecehkan islam: Saudi Melecehkan Islam atau Agnesmo ? 





Tag:#berjihad, #sumbu pendek, #Muslim jumud, #selebritis, #Ustad Mualaf, #Nasrani Ortodoks, #Agnesmo, #Agnes Monica, #72 bidadari, #Fenomena, #Awam Relijius, #kostum panggung seksi,#Saudi Melecehkan Islam

Senin, 11 Januari 2016



dr Rica yang kabur dari suaminya dengan alasan ingin 'membela islam' 

Tim Polda Daerah Istimewa Yogyakarta  berhasil menangkap dr Rica Tri Handayani dan pengiringnya, di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kalimantan Tengah), Senin (11/1).

Penangkapan dipimpin langsung Kasubdit Jatanras Polda DIY, AKBP Ganda Saragih. "Baranews" menjadi media pertama yang memberitakan tertangkapnya dokter [istri yang kabur dari suaminya-red] dan diduga bergabung dengan kelompok radikal tertentu.
Baca: Wanita ini melakukan Jihad sex dengan alasan membela Islam 
Pangkalan Bun bukan daerah asing bagi AKBP Ganda Saragih, sebab jabatan Ganda sebelumnya adalah Kabag Ops Polres Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun.

Informasi sementara, rombongan yang tertangkap berjumlah enam orang, dua di antaranya adalah bayi.

Seperti diberitakan media nasional, dr Rica Tri Handayani (28) dan anaknya yang masih balita Zafran Alif Wicaksono dilaporkan hilang sejak 30 Desember 2015. Rica ternyata telah menyiapkan surat untuk sang suami, dr Akbar Aditya Wicaksono. Apa isinya?
Baca: Waspadai Pengajian Setan, Banyak Istri Hilang
"Jadi sebelum pergi, dr Rica sempat menulis surat dengan tulisan tangan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi.

Hal ini disampaikan Hudit kepada wartawan di kantornya, Jalan Ring Road Utara, Sleman, Senin (4/1/2016).

"Dia [dr Rica] menulis ingin berjuang[berjihad - red] di "Jalan Allah". Surat itu sengaja ditinggalkan dr Rica di rumah sepupunya (di Maguwoharjo) sebelum pergi," imbuhnya.

Tak hanya itu, kata Hudit, dalam surat tersebut dr Rica meminta maaf karena tak bisa berpamitan secara langsung karena takut membuat suaminya sedih.

dr Rica mengatakan dalam surat tersebut, perkembangan Islam saat ini sudah banyak yang tak sesuai dengan kaidah yang seharusnya.

"Sehingga dia ingin pergi[berjihad-red] untuk bertanggungjawab melengkapi kebenaran Allah," tutur Hudit.

Berita hilangnya dr Rica telah menyebar di media sosial. Sang suami menyantumkan nomor kontaknya yang bisa dihubungi bagi siapa yang mengetahui keberadaan dr Rica. Namun saat detikcom mencoba menghubungi, nomor tersebut tidak aktif.[detik/baranews] 

Tag: #berjihad, #dr Rica, #kelompok radikal, #Istri yang kabur, #Membela Islam, #jihad SEX

Jumat, 08 Januari 2016


Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud baru saja mengakhiri liburan musim panasnya di Prancis. Dari tiga pekan yang direncanakan, pemimpin monarki Arab Saudi itu akhirnya hanya menjalani liburan delapan hari. Kontroversi yang mengiringi acara senang-senang tokoh 79 tahun itu disebut-sebut sebagai penyebab berubahnya rencana.

SEJAK era Raja Fahd bin Abdulaziz Al Saud (almarhum), Eropa selalu menjadi destinasi wisata Kerajaan Arab Saudi. Bagi para pemimpin monarki Negeri Petrodolar, negara-negara di Benua Biru adalah surga liburan musim panas. Mengusung keluarga besar dan rombongan pejabat pendamping serta pengawal, rombongan jalan-jalan sang raja tidak pernah sedikit. Juga, mereka tidak pernah hanya singgah sebentar.

Agenda liburan keluarga besar Kerajaan Arab Saudi dan rombongannya selalu membuat pemerintah negara tujuan tersenyum. Bayangan derasnya aliran riyal ke pundi-pundi mereka membuat kedatangan rombongan Saudi sangat dinanti. Banyaknya kerabat, pejabat, dan pengawal yang mengiringi raja membuat Saudi memesan sejumlah hotel, menyewa berbagai fasilitas, dan berbelanja banyak kebutuhan.

Lihat juga:
Ternyata Jumlah Kaum LGBT (Homo) di Saudi Jumlahnya lebih Besar Dari Amerika, Video

Seolah tidak cukup hanya menyewa atau menggunakan fasilitas liburan di negara tujuan, Saudi bahkan buang-buang uang dengan membangun sendiri gedung atau tempat hiburan yang diinginkan. Di Spanyol, misalnya. Pada era Raja Fahd (1982–2005), Saudi membangun sebuah masjid, sebuah pusat kebugaran, serta replika Gedung Putih yang terbuat dari marmer dan emas. Tiga bangunan itu masih kukuh berdiri sampai sekarang di Kota Marbella.


”Saat berlibur di Spanyol itu, Raja Fahd membawa serta sekitar 3.000 orang dalam rombongannya. Selama sekitar tujuh pekan, mereka membelanjakan uang sedikitnya USD 100 juta (sekitar Rp 1,3 triliun) di negara tersebut,” papar Shane Dixon Cavanaugh dan Adi Cohen dalam ulasan mereka di situs berita vocativ. Selama menjabat, Fahd rutin mengunjungi Spanyol saat liburan musim panas tiba.

Bagi Spanyol, mansion yang Fahd bangun sendiri di resor mewah tersebut juga mendatangkan banyak keuntungan. Turis dari berbagai belahan dunia yang penasaran dengan rumah musim panas Fahd lantas berkunjung ke Marbella. Bukan hanya itu, ratusan orang rela antre untuk mendapatkan pekerjaan di mansion milik Fahd tiap kali sang raja hendak berkunjung.

Kali terakhir berlibur di Spanyol sebelum mangkat, Fahd memboyong rombongannya dalam enam pesawat komersial Saudi. Selain kerabat, pejabat, dan pengawalnya, Fahd juga mengajak tim dokter beserta para koki dan pelayan pribadi. Mereka menginap di dua hotel bintang lima yang hampir seluruh kamarnya dipesan (booking) Kerajaan Saudi. Sebab, Fahd sudah sangat sakit saat berlibur terakhir.

Selain mansion di Marbella, Kerajaan Saudi juga memiliki istana supermegah di Swiss. Itu belum termasuk mansion mewah di Kota Vallauris Golfe-Juan, Cote d’Azur, Prancis. Properti apik yang langsung menghadap ke Pantai Mirandole itulah yang menjadi tempat menginap Salman dan rombongannya pekan lalu. Dan, permintaan istimewa Salman terhadap pemerintah setempatlah yang memantik protes warga.


Menjelang kedatangannya di Prancis, Salman meminta otoritas Vallauris Golfe-Juan menutup Pantai Mirandole untuk umum. Padahal, pantai yang cukup tersembunyi itu adalah surga bagi warga Prancis yang gemar berjemur tanpa busana alias kaum nudis. Karena itu, lahirlah petisi yang didukung sedikitnya 150.000 orang, memprotes permintaan arogan Salman.

Selain menutup pantai, Saudi memaksa pemerintah setempat untuk membangun lift sementara di atas pasir pantai. Tujuannya mempermudah akses Salman ke pantai. Maklum, pengganti Raja Abdullah itu bukan raja yang muda lagi, nyaris kepala delapan. Salman, yang kondisi fisiknya mulai lemah termakan usia dan digerogoti penyakit, jelas ingin bersenang-senang di pantai tanpa susah payah. Karena itu, lift menjadi solusi terbaiknya.

Berbagai kontroversi, menurut The Independent, mewarnai liburan musim panas Salman kali ini. Padahal, sebelumnya, Kerajaan Saudi tidak pernah meninggalkan kesan seburuk itu di benak publik Eropa tiap libur musim panas tiba. Entah itu disebabkan faktor Salman yang memang dikenal suka berfoya-foya atau keterlibatan Saudi dalam perang antiteror di Yaman yang merenggut banyak nyawa.

Mendarat di Bandara Nice dengan Boeing 747, Salman dan rombongannya langsung disambut kritik. Iring-iringan mobil mewah antipeluru dalam kawalan polisi-polisi bermotor memecah keheningan Vallauris Golfe-Juan. Perjalanan dari bandara menuju mansion barangkali menjadi perjalanan paling riuh bagi rombongan Salman. Begitu mereka tiba di tujuan, jutaan suara sumbang langsung menghiasi dunia maya.

Itu belum termasuk konvoi sejumlah kuda jingkrak yang sengaja disewa beberapa pria dalam rombongan Salman untuk berkeliling Prancis. Seolah tidak peduli dengan protes dan kritik netizen, para pengawal atau kerabat Salman enak saja mengunggah gambar-gambar wah mereka di internet. Mulai kudapan mahal, minuman unik, hingga acara berjemur mewah di atas kapal pesiar.

Hobi hura-hura Salman tampaknya kian menjadi setelah menduduki takhta Saudi. Tahun lalu, ketika masih berstatus putra mahkota, Salman juga pernah memantik kritik masyarakat internasional. Tepatnya saat dia berlibur di Kepulauan Maladewa. Saat itu dia mem-booking tiga pulau sekaligus. Biaya sewa tiga pulau tersebut, kabarnya, mencapai USD 30 juta atau setara dengan Rp 405,39 miliar.


Aksi Salman itu membuat resor-resor di Maladewa membatalkan reservasi sejumlah besar tamu. Mereka terpaksa melakukan itu karena Salman dan rombongan menghabiskan tempat. Betapa tidak, saat itu dia membawa serta ratusan orang dalam acara liburannya. Selain sekitar seratus pengawal pribadi, Salman juga mengusung sebuah kapal pesiar mewah dan rumah sakit terapung.

David Weinberg, cendekiawan sayap kanan di Foundation for Defense of Democracies Amerika Serikat (AS), menyebut agenda liburan mewah Salman dan rombongannya sebagai aksi yang kontradiktif dengan ideologi masyarakat Saudi. Sebagai penganut paham Wahabi, penguasa negeri ultrakonservatif itu tidak seharusnya pamer kekayaan di luar negeri.

”Sebagian besar rakyat Saudi geram dan marah menyaksikan agenda hura-hura rajanya di negara Barat yang hedonis,” kata Weinberg. Biasanya, para penganut Wahabi adalah muslim yang tidak pernah meninggalkan salat, selalu berpakaian sopan, dan antialkohol. Sedangkan di internet, rombongan Salman justru pamer pesta kerajaan dengan minuman beralkohol yang bebas mereka dapatkan di Eropa. [JawaPos]

Untuk melengkapi artikel ini mari kita lihat video bagaimana keluarga kerajaan Saudi Berpesta seks dengan wanita dan alkohol.





Tag: #Raja Salman, #Raja Saudi, #Liburan Kerajaan Saudi, #Hobi Hura-hura, #Raja Alkohol, #Raja Fahd, #Liburan Keluarga, #Pesta Kerajaan, #Keluarga Kerajaan

Senin, 04 Januari 2016

Ini status bikin ngakak, sayang sekali jika dilewatkan begitu saja. Seorang Facebooker mengunggah foto skrinsut dari kicauan Jonru di twitter, nampaknya pemilik akun bernama Zania Mendrofa ingin menunjukkan bukti bahwa apa yang ditulis Jonru kali ini memiliki nilai kebenaran, meskipun Jonru sendiri tidak sadar bahwa dia lah tukang fitnah yang sebenarnya. Khususnya fitnah kepada Jokowi.



  • Zania Mendrofa,
  • Kali inii saya setuju ama lo jon.. 1000% ^^

  • LIhat.. Dari walikota solo, trs bs terpilih jadi Gubernur DKI dan sekarang udah jadi Presiden RI aja..
  • udah dipuncak tertinggi dia jon..
  • kamu aja blm tentu bs kan jon??
  • Apalagi saya.. HAHAHA..
  • Dan satu lagii dia ttp dicintai sebagian besar rakyat se Indonesia jon.. termasuk saya..
  • makin sukses aja yaa dia.. ^^

  • Kalau tukang Fitnah nasibnya gimana jon???
  • Yaahh ttp jadi tukang fitnah, bakal gitu2 trs hidupnya.. yaa gaa sihh??? Wkwkwkw..

Minggu, 03 Januari 2016


Kali ini Cerita “mengenaskan” datang dari simpatisan garis keras Partai Keadilan Sejahtera [PKS] bernama asli Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting yang akhirnya minta maaf tidak secara langsung kepada korban yang bersangkutan tapi melalui akun Facebook nya, mungkin Jonru mengira orang yang difitnah akan membaca status nya.

Sebagaimana banyak beredar di media Sosial , pada hari Sabtu, 2 Januari 2016 kemarin, Jonru secara terbuka meminta maaf karena telah salah menuduh foto Presiden Jokowi di Raja Ampat tidak asli atau palsu alias rekayasa.


“Saya minta maaf kepada teman-teman sekalian jika ada kekhilafan dari pihak saya. Sebab saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Dan dari kesalahan, kita bisa belajar banyak hal. Termasuk belajar menganalisis keaslian foto,” tulis Jonru sambil membubuhkan senyum (smile emoticon) melalui akun Facebooknya.

Sebelumnya Jonru mengkritik salah satu foto Jokowi yang mengenakan kemeja warna putih dan sarung tanpa mengenakan alas kaki. Sambil menyaksikan munculnya matahari, Jokowi tampak duduk di tepi dermaga dan memberi makan ikan.

Menuduh Foto Presiden Jokowi Rekayasa, Jonru Khilaf Dan Minta Maaf

Ini saya kutipkan beberapa komentar pengguna Facebook yang ikut mengomentari status Jonru diatas.


  • Kirua Gon
  • Sekedar saran aja si sebelum membuat postingan ada baiknya di teliti dulu keabsahanya dan keaslianya . Hanya karna asumsi sendiri lalu melempar ke publik untuk menerka2 tanpa kita sendiri tau kebenaranya. Yg kasian mereka yg terlanjur benci makin banyak dosa dlm dirinya. Padahal dlm islam di ajarkan untuk tidak berburuk sangka terhadap saudaramu sebelum di teliti kebenaranya. Smoga kita semua tidak mudah terjebak pada asumsi dan persepsi yg pada akhirnya merugikan kita kelak di akhirat nanti.

  • Agung Pramana Mulia Ady
  • Intinya sih bang JONRU jgn keburu NAFSU posting hal yg belum tau keabsahannya karena sakit hati sama Pak Jokowi....jgn main prasangka2...ngga baik bang....klo ngga suka ya diem aja ngga usah diumbar2 di medsos...buat giring orang lain supaya ikut ngga suka....orang mau bangun negara kok dikritik abis2an....ati2 bang ntar blunder sendiri....

  • Ruddy Effendie
  • Mas, anda ngakunya org beragama. Lbh baik, pikiran, tangan anda yg menulis anda karyakan utk perbuatan baik. Menarik pengikut dgn cara memfitnah, mengkritik yg tdk pada tempatnya dan menjelek2an org, itu hanya menuai karma buruk. Satu hari Anda bener2 akan menuai kebencian yg Anda tabur.

  • Mas NDledek
  • terbukti selama ini kritikan yang dilontarkan Jonru dangkal.
  • “Tapi bagaimanapun kejadian ini sudah cukup membuktikan isi otak Jonru yang sebenarnya. Selalu mengedepankan Suudzon dalam menilai sesuatu yang juga bukan urusannya!” 

  • Nurul Inayatul
  • Apakah hanya dengan meminta Maaf masalah selesai...kalo gitu koruptor n maling minta maaf saja urusan selesai..makanya berpikirlah sebelum bertindak..jangan karena benci buta... Setiap perbuatan mengandung konsekwensi..

  • Rosgani Ariyanto
  • Kirain minta maaf nya sama Tukang Fotonya, dan yang di Foto.
  • Tapi Minta Maafnya kok ke teman2 SeJonru.
  • Berarti kesimpulannya, Yang salah itu Pak Jokowi
  • Mengapa Fotonya kok sampai diketahui Jonru. 

  • Fajar Awo Fachruddin
  • Mantap om jon... Bikin salah minta maaf... Bikin salah lagi.. Minta maaf lagi.. Khilaf... Lalu minta maaf lagi... Keren  salut saya... Suer..


Itulah beberapa komentar yang jika dibaca Jonru bisa mengakibatkan stroke, diabetes, gak enak makan dan gak bisa tidur. [salam Puyengan]

Minggu, 27 Desember 2015

Prolog
Pekerjaan utama mereka: bercinta dengan keluarga kerajaan. Jillian Lauren, satu dari sekian selir pangeran Jefri Bolkiah, adik dari Sulan Brunei Hassanal Bolkiah, bercerita lewat bukunya “Some Girls: My Life in a Harem”.


Di antara para candik juga terdapat perempuan Indonesia. Situs koran Belgia De Standard mewawancarai Jillian Lauren. Awalnya ia cuma tahu akan pergi ke Singapura untuk menghibur para pebisnis kaya. Sebagai penari telanjang di klub striptis di Amerika Serikat, permintaan-permintaan seperti ini biasa.

Ke Brunei
Namun saat masuk dalam pesawat ia diinformasikan pergi ke Brunei. “Kelihatannya mereka tak terbuka karena ini terkait dengan keluarga kerajaan,” ujar Jillian. Brunei sepanjang Jillian tahu adalah sebuah kerajaan Islam di Kalimantan, yang sangat kaya berkat minyak. Setelah tiba, ia tak dibawa ke Sultan, melainkan ke adiknya, Jefri, yang saat itu berusia 30an tahun. Walau, tentu saja, kadang ia juga dipinjamkan untuk melayani sang sultan.

40 perempuan
Tetapi yang mengagetkan ada sekitar 40 perempuan bekerja sebagai gundik. “Saya merupakan gadis Amerika pertama. Sebelumnya sudah ada selir dari Thailand, Indonesia, Malaysia dan Filipina. Saya tak banyak berkomunikasi dengan mereka karena masalah hambatan bahasa. Lagipula kami tak mungkin membicarakan bagaimana atau mengapa jadi candik di kesultanan Brunei.” Jillian Lauren sulit mengetahui apakah para perempuan muda itu secara sukarela menjadi selir. “Saya tidak tahu apakah mereka diculik atau dipingit. Kelihatannya mereka malah bersyukur. Itu terlihat dari kehidupan mengenaskan yang mereka tinggalkan. Namun tidak soal keputusan mereka jadi obyek sex sultan. Di sana ada beberapa perempuan di bawah umur. Bukan asal Amerika tapi Asia. Anda dapat merenungkan sejauh mana seorang berusia 15 tahun bisa mengerti persetujuan pekerjaan seperti itu.”

Sangkar emas
Saat masih bekerja sebagai candik pangeran Jefri Bolkiah, perempuan yang sekarang tinggal di kota Los Angeles ini harus menyerahkan paspornya. Meski begitu ia tetap bisa jalan-jalan, yah, dengan pengawasan pengawal yang bawa tas penuh uang untuk Jillian belanja. Tidak ada batas pengeluaran untuk belanja. Situasi yang ia alami boleh dibilang mirip sangkar emas. Ini bukan sekedar peribahasa, di istana banyak perabotan emas, dinding emas, bahkan karpet ada yang dari emas. “Saya memang jarang lihat kota Brunei, karena tidak boleh keluar istana. Kami hidup di dunia mewah yang dikelilingi tembok. Ada kolam renang, lapangan tenis, pusat kebugaran, bioskop, arena bowling. Istana layaknya taman main pangeran dan kami bagian dari itu.”


Pukul halus pantat
Tidak hanya itu. Setiap malam di istana, seperti ada pesta besar-besaran, penuh sampanye, kaviar dan semua makanan mewah lain. Musik memenuhi ruangan dan para penari menari sampai pagi. Semua selir ikut berpesta, sampai orang terpercaya sang pangeran mengambil satu atau lebih dari para candik. Ia lalu membawa pilihan tersebut ke kamar di mana Jillian harus menunggu hingga namanya dipanggil oleh pangeran. “Setelah melakukan hubungan sex ia biasanya memukul halus pantat sang selir. Itu artinya tugas dia sudah selesai. Pangeran sendiri masih punya setidaknya tiga perempuan yang antri. Jadi saya duga, setelah saya keluar, sang pangeran masih akan terus. Saya pernah mendengar bahwa pangeran Jefri pernah meminta hubungan sex bertiga dengan perempuan lain. Dengan saya ia hanya melakukan secara normal. Paling jauh ia pernah menendang pantat saya.” Jillian Lauran pernah bertemu dengan istri pangeran saat dilangsungkan pertandingan polo. Nampaknya ia tidak keberatan dengan pola hidup sang suami. Sekalipun perempuan asal AS tersebut jadi pasangan bermain terfavorit kedua di antara para selir. Ia pernah bercinta setiap hari dengan pangeran, dan pernah juga cuma satu kali per pekan. Semua dilakukan tanpa kondom. Jillian juga mengakui sempat jatuh cinta dengan sang pangeran. Ia sadar cintanya tak akan terbalas.

Ratusan Ribu Dollar
Selama enam bulan menjadi selir pangeran Jefri Bolkiah, Jillian mendapat bayaran sampai 300 ribu Dollar AS. Ini murni, karena semua pengeluaran lain sudah dibayar. Angka tersebut luar biasa pada tahun 1990an. “Saya sangat boros. Yah gimana. Seorang berumur 18 tahun dengan uang ratusan ribu dollar. Dengan uang itu saya kembali kuliah, membeli mobil, pindah ke Kalifornia.”

Tak Menyesal
Ia sekarang tak lagi kontak dengan pangeran. Apalagi setelah menulis buku “Some Girls: My Life in a Harem”. Buku ini dilarang di Brunei Darussalam. Jillian Lauren butuh waktu lama untuk bisa menulis kisah tersebut. Bekerja sebagai pelayan sex di kesultanan bukan cerita sembarang. Perempuan yang dulu berprofesi sebagai penari striptis menyatakan semua kisahnya otentik. Ia tak pernah menyesal dengan apa yang pernah ia geluti. “Saya sedih melihat diri saya dulu. Tidak punya harga diri dan sangat tak menghormati diri sendiri. Sekalipun begitu saya sama sekali tak menyesal mengalami ini semua.” [beauty.lintas.me]

Senin, 21 Desember 2015

Situs PKS yang ngebet mendirikan negara berbasis khilafah di Indonesia dalam judul postingan nya dengan bangga menggelari Erdogan sebagai sosok khilafah yang agung dan hampir tanpa cela. [bisa dicek disini




Tapi fakta berkata lain, Erdogan tak lebih baik dari anak buahnya yang bernama ISIS / ISIL, yang masih suka perempuan dan makan barang haram dari hasil pencurian minyak milik SURIAH. Sama juga dengan petinggi PKS yang suka mark up daging sapi dan makan daun muda. 



Sangat menarik untuk disimak kelakuan Erdogan yang terlihat begitu religius di mata para pemujanya yang ada di Indonesia sampai sampai mereka Menjulukinya khilafah masa depan, namun dia juga begitu antusias pada saat pesta bersama para wanita. 
Lihat juga:
Industri Perfilman Turki di Bawah Sultan Erdogan, VideoSalah satu adegan Film "Academy Police " versi ke Khalifah an Turki modern
Mungkin Erdogan sedang mencari suasana baru yang bisa mendingin kan otak nya setelah dihajar Rusia dengan Sangsi berat. Dan pada saat yang sama di cuekin KAWAN-KAWANNYA nya di NATO. 





Sabtu, 12 Desember 2015

Oleh: Barisan Sufi Okem

Tidak biasa-biasanya saya ngomongin seleb, apalagi ustadz seleb. Tapi dua kejadian terakhir membuat saya tergerak untuk bukan sekadar ngomongin, tapi saya ingin menyatakan DUKUNGAN untuk dua ustadz seleb yang sedang menjadi incaran kaum predator syari'ah.


Sudah bukan rahasia, bahwa dakwah di media massa, apalagi media online didominasi oleh kalangan yang oleh sementara akademisi disebut sebagai kalangan modernis.
Untuk kalangan modernis lokal (Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad), selama ini tidak pernah terjadi benturan yang berarti. Yang bermasalah besar adalah para modernis impor, yang menurut Gus Mus dikatakan 'kurang paham agama, tapi teriaknya paling keras'.

Dan "kerasnya teriakan" tersebut membuat seolah-olah kaum Muslim mengaminkan saja kegaduhan-kegaduhan tersebut. Hal ini tidak lain karena selama ini kaum tradisionalis mengambil bentuk sebagai 'silent majority'.

Kalau Anda berkeliling Indonesia, dari Aceh sampai Papua, niscaya lebih banyak Anda temukan kaum tradisionalis daripada kaum modernis. Dan kaum tradisionalis ini memang dakwahnya tidak agresif. Pelan-pelan, kultural, membaur.

Yang lucu adalah ketika kemudian di daerah kaum tradisionalis ini kedatangan kaum modernis, maka seolah-olah kaum tradisionalis ini menjadi 'objek dakwah'. Seolah-olah kaum pendatang baru ini lebih paham, lebih alim, dan lebih menguasai literatur keislaman daripada si 'objek dakwah' tsb.

Tapi api karena memang kaum tradisionalis ini cenderung gak mau ribut, ya sudahlah, biarlah mereka berdakwah, selama tidak mengusik peribadatan masing-masing orang pun okelah.
Dan kaum modernis lokal yang tau diri pun bisa menempatkan diri dengan baik, maka di banyak tempat bisa dijumpai masjid yang membagi shift tarawehnya antara yang 8 dan 20, tanpa perlu ada gesekan horisontal.
Baca: Ustad Maulana telah Berkata benar
Demikian juga ketika media massa lebih banyak menampilkan pendakwah-pendakwah yang modernis, (yang memang biasanya lebih kelihatan intelek, lebih menguasai idiom-idiom modern, sehingga lebih dianggap cocok untuk kehidupan modern), kaum tradisionalis pun tidak ribut.

Belum pernah ada ceritanya seorang ulama NU, misalnya, khutbah di Masjid berapi-api mengecam isi ceramah Subuh di TV, mencela-cela penceramahnya yang mengatakan Perayaan Maulid itu bid'ah, Tahlilan itu tidak dicontohkan Nabi, dsb. Mungkin dalam pengajian khusus, ya, tapi itupun tidak berujung pada penghujatan (klasikal, apalagi massal) kepada pendakwah-pendakwah modern tersebut.

Namun belakangan ini di kalangan pendakwah modern tidak hanya diisi kalangan modernis lokal, tapi merebak kalangan modernis impor. Mereka berasal dari gerakan-gerakan internasional, berafiliasi dan berkiblat kepada ulama-ulama luar negeri, dan keras sekali dalam menyuarakan kepentingan gerakan iternasional tsb di negeri ini. Mereka menjadi seleb-seleb di televisi, media cetak maupun online, dan gencar menyuarakan ajaran mereka yang tidak menghargai ajaran-ajaran yang sudah membumi di tanah air ini. Dan ini tentunya membuat kesal. Baik para jamaah maupun para pemuka agama. Muncullah statemen dari Gus Mus seperti di atas, dari Gus Said Agil tentang darurat Wahabi, dsb.

Akhirnya ketika rasa 'kesal' tidak tertahankan lagi, tidak aneh kalau bbrp ustad seleb yang berasal dari kalangan tradisionalis mulai beraksi. Dan sebenarnya di belakang mereka ada puluhan mungkin ratusan juta orang yang sama kesalnya, tapi tidak banyak bersuara di media.

Dan sudah bisa diduga reaksi mereka yang selama ini merasa sudah menguasai media massa. Kaget, lho kok ada yang berani protes. Kecaman pun muncullah bertubi-tubi, tuduhan-tuduhan, bahkan dituntut pula ke polisi.

Maka memang sudah waktunya kaum yang selama ini menjadi silent majority tidak diam. Sudah saatnya menunjukkan bahwa para predator syariah itu sebenarnya minoritas, tapi merasa besar dengan medianya. Mereka sendiri yang menciptakan ilusi kebesaran itu, dan tidak mau ilusi itu hilang karena orang banyak menyadari kebohongannya.
Dan di sini saya nyatakan bahwa saya jelas mendukung Ustadz Maulana dan Ustadz Solmed atas apa yang telah mereka nyatakan. Mereka berdua, bersama-sama para ulama senior yang telah difitnah dan dikecam lebih dahulu, seperti Gus Dur, Cak Nur, Qurays Shihab, Gus Agil, Gus Miek, Cak Nun, dsb.
Mereka benar, dan perlu dibela dari serangan para predator syariah tsb.
#IndonesiaDaruratDengkul

Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

pks