Tampilkan postingan dengan label Info Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Menarik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2016



Film “Muhammad Rasulullah Saw” yang digarap oleh Majid Majidi, sutradara terkenal Iran akan tayang secara serentak di biskop-biosko Turki.

Seperti dilansir Press TV, film Muhammad Rasulullah Saw akan mulai diputar pada hari Jumat (28/10/2016) secara bersamaan di 300 bioskop di Turki. Acara nonton bareng dilakukan pada Rabu malam di salah satu pusat budaya di Istanbul. Para tokoh agama, budayawan serta puluhan aktor dan sutradara di Turki menyambut film Iran ini.

Film tersebut diputar dengan dubbing bahasa Turki dan subtitle bahasa Inggris. Puluhan saluran televisi Turki meliput kegiatan nonton bareng di Istanbul.

Dalam sebuah wawancara denganPress TV tahun lalu, Majid Majidi mengatakan film Muhammad Rasulullah Saw adalah milik Dunia Islam dan tujuan dari film ini adalah untuk memperkuat persatuan di antara kaum Muslim.

Film ini menghabiskan dana 35 juta dolar dan tercatat sebagai film termahal dalam sejarah Iran. Muhammad Rasulullah Saw mendapat sambutan luas pada tingkat internasional terutama di kalangan Muslim dunia.

Sejumlah profesional yang diakui dunia bergabung dengan proyek film ini seperti, pemenang Academy Award bidang efek visual dan pembuat film, Scott E. Anderson, sutradara dan fotografi asal Italia yang pernah tiga kali memenangi Oscar, Vittorio Storaro, dan desainer produksi terkenal asal Kroasia, Miljen Kreka Kljakovic.

Sumber: pars today

Minggu, 11 September 2016


SELFIE HARAM SELFIE HALAL

Bukannya saya mau bongkar aib orang tapi saya cuma ingin mengkritisi dan membuka model pembodohan yang marak di Indonesia agar tidak semakin banyak orang lagi yang dibodohin. Ini ada ustadz HTI yang punya fans 3 juta lebih di FB. Di twitter dia 14 kali bikin twit yang mengarah pada fatwa haramnya selfie. Eeeehh..... habis itu dia gagah-gagahan bikin selfie sendiri dan berkicau bangga n seneng karena habis selfie. Ini namanya mirip pepatah ibu Kartini “ Habis Selfie Haram, Jadilah Halal”.

Twetnya saat mengucapkan terima kasih karena telah selfie bersama

Jadi inget sama koleganya yaitu Partai Ajaib yang pernah berkali-kali bikin manuver politik plin plan dan jungkir balik. Kalo beda kepentingan jadi haram, tapi kalo sesuai tujuannya berubah jadi halal. “Pemimpin wanita haram, pemimpin wanita halal”, “Pemimpin kafir haram, pemimpin kafir halal”. Lama-lama mungkin juga bakal ada “Korupsi haram, korupsi halal” (kalo buat bangun mesjid hehe....)

Tweetnya ketika berfatwa menghina/mengecam orang yang foto selfie

Kalo mau selfie ya selfie aja ga usah fatwa selfie haram selfie halal. Kalo sudah gini ujungnya malah malu sendiri kan? Begitu pula kalo mau politik ya politik aja ga usah pake fatwa pemimpin haram pemimpin halal, itu tandanya ga bisa berpolitik tapi mau menang politik pake cara yang ga sportif.

Jadi kalo yang model begini banyak pengikutnya maka bisa dipastikanlah kwalitas pengikutnya tersebut wkwkwk...... Bahkan pernah ada yang bilang “Selama pengikut Jonru dan Felix Siauw masih banyak maka ini adalah bukti kegagalan pendidikan di Indonesia” hehehe......

Penulis : Muhammad Zazuli

Jumat, 26 Agustus 2016

Karena lemah iman dan takut jika laskar FPI berbondong-bondong pindah agama Kristen, ketua FPI Banten Protes Seragam Paskibra yang Dinilai Bermotif Salib



Ormas Front Pembela Islam (FPI) mempermasalahkan seragam Pasukan Pengibar BenderaBanten yang dinilai bermotif salib.

Kabar tersebut disampaikan melalui akun resmi Twitter milik @DPP_FPI setelah beredar foto Paskibra mengenakan seragam yang dinilai meresahkan itu.

Atas hal tersebut, FPI Kota Serang mendatangi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)Banten.

Di kantor tersebut, salah seorang pengurus FPI Serang melakukan penyobekan kain putih yang melintang secara vertikal di seragam Paskibra Banten tersebut.

Berikut kicauan lengkap FPI yang diunggah pada Selasa 23 Agustus 2016 :

1. Bismillah...Atas berbagai laporan warga, FPI Kota Serang hari ini (23/8) selidiki kontum Paskibraka motif Salib.

2. Berita Paskibraka Banten yg mengenakan seragam bermotif Salib telah meresahkan masyarakat Banten. Kabar inipun jadi viral di Sosmed.

3. Siang tadi, Ketua FPI kota Serang datangi kantor DisporaBanten dan ditemui KadisporaBanten, Bpk Ali Fadila.

4. Selain Kadispora beserta staf dan jajarannya, ikut hadir pula dlm pertemuan, Kepala Paskibraka Banten.

5. Inti hasil dari pertemuan: 1. Mereka mengakui ada kesalahan & kelalaian 2. Meminta maaf atas kelalaian & kesalahan tersebut.

6. 3. Pihak Dispora ProvinsiBanten akan segera menarik dan menyobek kain putih yg mengesankan bentuk spt Salib.

7. Namun demikian, dihadapan Pengurus FPI kota Serang, Pihak Dispora bersumpah bahwa perbuatan tsb bukan disengaja & tdk ada niatan.

8. Utk buktikan keseriusan, dihadapan Pengurus FPI Serang, dilakukan penyobekan scr simbolis kain putih tsb.

9. Demikian kabar dr Serang, semoga hal spt ini tidak terulang kembali di tahun-tahun ke depan. Terima kasih

Sumber: Tribun news 

Rabu, 24 Februari 2016


Provinsi Jawa Barat lagi-lagi tercatat sebagai provinsi yang intoleran atau menolak kebebasan beragama. Hal ini diungkapkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Kongres Kebebasan Beragama 2016.

"Dari 87 aduan yang masuk ke kami, 20 di antaranya terjadi di Jawa Barat," ujar Komisioner Komnas HAM untuk bidang Kebebasan Beragama, Imdadun Rahmat, Selasa, 23 Februari 2016.

Sejak tahun 2011, Jawa Barat berkali-kali masuk daftar teratas daerah dengan masyarakat yang tidak menghargai kebebasan beragama. Salah satu yang terbesar adalah pada 2013 ketika Setara Institute mencatat ada 80 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Jawa Barat.

Menurut Imdadun, contoh kasus nyata pelanggaran kebebasan beragama di Jawa Barat adalah penyegelan Gereja Kristen Indonesia Yasmin di Bogor yang hingga sekarang belum usai. Selain itu, ada pelarangan terhadap tujuh gereja di Bandung pada pertengahan Juni 2015.

Ahmadiyah termasuk salah satu yang mendapat perlakuan tak enak di Jawa Barat. Kelompok tersebut kerap mengalami diskriminasi di Jawa Barat, mulai larangan beribadah hingga berkumpul. Padahal, dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Jaksa Agung, dan Menteri Dalam Negeri tahun 2008 kelompok tersebut hanya dilarang menyebarkan ajarannya.

Masih bertahannya Jawa Barat sebagai wilayah intoleran, menurut Imdadun, karena berbagai faktor. Hal yang paling kentara adalah belum adanya formula efektif untuk masyarakat dan pemerintah menyelesaikan konflik agama. "Sehingga banyak perkara agama yang berlarut-larut di sana dan tak kunjung usai," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Direktur The Wahid Institute Yenny Zannuba Wahid. Mengacu pada aduan yang diterima lembaganya, ada 46 aduan pelanggaran kebebasan beragama di Jawa Barat.

Meski begitu, Yenny punya pandangan berbeda soal penyebab sikap intoleran itu. Menurut dia, masih maraknya pelanggaran kebebasan beragama di Jawa Barat karena masifnya pertumbuhan kelompok intoleran dan kecilnya kesadaran terhadap hak kebebasan beragama.

"Kelompok intoleran sering kali menggunakan isu keagamaan, seperti penertiban rumah ibadah tidak berizin dan pemberantasan aliran sesat sebagai jargon-jargon mereka," ujar Yenny Wahid.[tempo] 


Sabtu, 20 Februari 2016


Jari (40) warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, yang mengaku mendapatkan wahyu untuk menjadi nabi penerus Nabi Isa memiliki pengikut seratus orang lebih. Selain berasal dari Jombang, ada pula yang datang dari luar kota.

Setiap bulan mereka berkumpul sebanyak dua kali untuk melakukan pengajian. Yakni tanggal 1 dan 15. Lokasi yang digunakan untuk pengajian berada Masjid Shirotol Mustaqim, Pondok Pesantren Kahuripan Ash-Shiroth, Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh.

"Anggota di sini 100 orang lebih. Namun tidak tinggal di pondok ini. Para anggota datang sebulan dua kali, yakni setiap tanggal 1 dan 15, bersamaan dengan pengajian rutin," kata Jari, pria yang mengklaim sebagai Isa Habibullah, Selasa (16/2/2016).


  • Simak Video ketika jari diwawancarai oleh TV lokal:



Jari mengatakan bahwa dirinya mendapatkan wahyu pada Jumat Legi tahun 2014. Yakni ketika sedang melakukan salat malam. Wahyu itu berupa bacaan surat yasin. Dari situlah Jari meyakini bahwa dirinya sebagai Nabi Isa.

Warga Jombang Ini Ngaku Sebagai Penerus Nabi Isa,
"Kalau Isa Al Masih, zaman sebelum Nabi Muhammad. Kalau saya ini Isa Habibullah. Ini adalah kejadian ghaib. Tidak semua orang bisa mengetahui," ujarnya.[beritajatim]

Selasa, 09 Februari 2016



Tim dari Angkatan Darat Indonesia menang telak dalam perlombaanAustralian Army Skill at Arms Meeting (AASAM). Indonesia menggulung Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa. TNI AD mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan.

Panitia pun sewot dengan kemenangan ini dan meminta agar senjata buatan Pindad yang digunakan dibongkar karena dituduh bentuk kecurangan. “Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata kami,” kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo sebagaimana dikutip Antara.

Namun Gatot menolak memberikan izin kepada panitia lomba membongkar senjata-senjata yang dipakai perwakilan TNI AD. Jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI, Gatot pun meminta senjata semua peserta juga dibongkar.

Jenderal Gatot pun membantah isu yang menyatakan bahwa peserta lain dalam lomba tersebut mengalah untuk Indonesia. Menurut Gatot, kehormatan negara dan kesatuan militer para peserta dipertaruhkan dalam lomba tersebut. Dengan demikian, mustahil jika ada perwakilan negara tertentu yang pura-pura kalah. “Apakah Marinir Amerika Serikat mau mengalah dalam lomba menembak? Tentu tidak,” ujarnya.

Salah satu anggota kontingen TNI AD, Sersan Dua Misran, juga mengatakan Australia dan negara peserta lainnya kaget melihat perwakilan Indonesia memborong medali. Menurut Misran, panitia lomba mencurigai ada kecurangan dalam spesifikasi pistol G2 dan senapan serbu SS2 V4 buatan PT Pindad Persero yang dipakai personel TNI AD. “Padahal spesifikasi kami sama dengan senapan M-16 buatan Amerika Serikat yang dipakai juga di lomba itu,” tutur Misran.

Dalam lomba tersebut, TNI AD menurunkan 14 prajurit terbaiknya yang berasal dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Cadangan Strategis (Kostrad). Lima staf dan dua tenaga ahli dari PT Pindad juga ikut serta menemani 14 prajurit TNI AD.[ Militer one]

Senin, 25 Januari 2016


Fitnah yang sangat masif kepada Jokowi saat Pilpres Tahun lalu yang dilakukan oleh Kader PKS

Kita mungkin merasa aneh melihat  kebencian luar biasa yang ditunjukan kader PKS terhadap sosok Jokowi. Bagaimana dengan mudahnya mereka menggadaikan akhlak mulia yang sudah dibangun oleh para perintis Partai Keadilan hingga menjadi Partai Keadilan Sejahtera saat ini.

Berbagai fitnah mereka tembakkan kepada Jokowi tanpa menghiraukan logika... Dan pengaruhnya ternyata cukup signifikan, jutaan umat Islam di luar PKS turut memakan fitnahan tersebut sehingga Jokowi dapat dikalahkan di kantung-kantung PKS seperti Jawa Barat dan Sumatera Utara. Apa yang mereka lakukan ini pada dasarnya memang menyumbang suara bagi Prabowo, tapi jelas-jelas menghilangkan simpati dari umat Islam rasional dan kalangan non muslim yang merasa keyakinannya dipojokkan.

Tapi mari mengulas penyebab kebencian PKS terhadap Jokowi... Beginilah awal mulanya... Pada tahun 2010 yang lampau, PKS sebenarnya telah menjadi salah satu gerbong pendukung Jokowi + Fx. Rudi pada pemilihan walikota Solo. Bahkan Hidayat Nur Wahid aktif menjadi juru kampanye untuk pasangan tersebut.

Jokowi-Hadi pun berhasil meraih 90,09 persen suara, mengalahkan pasangan Eddy S Wirabhumi-Supradi Kertamenawi yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar. Pertanyaanya sekarang, apakah saat itu PKS tidak sadar kalau mereka telah mendukung FX. Rudi yang kristen ? Apakah PKS tidak sadar telah mendukung Jokowi yang antek zionis seperti sering dituduhkan akhir-akhir ini ? Mari kita berbaik sangka saja, mungkin PKS mendukung Jokowi karena sang petahana berhasil memperbaiki kualitas kehidupan warga Solo dalam periode pertama kepemimpinannya.

Kemudian tibalah event pilgub DKI Jakarta pada tahun 2012. Perlu diingat bahwa ketika pilgub terjadi, posisi PKS masih di atas angin. Mereka belum tersangkut kasus korupsi dan relatif masih dipercaya oleh masyarakat.

Salah satu pertaruhannya adalah dengan mengajukan calon sendiri dalam pilgub tersebut, mereka mengajukan pasangan Hidayat Nur Wahid - Didik Rachbini  untuk menghadapi Jokowi-Ahok. PKS sangat percaya diri memenangkan pilgub tersebut mengingat DKI dianggap sebagai basis mereka  dan sempat hampir mengalahkan Foke dalam pilgub sebelumnya.

Untuk menghadapi pilgub ini, PKS tidak main-main... Mereka mengajukan HNW, tokoh yang diproyeksikan untuk dicalonkan sebagai Presiden dalam pemilu 2014. Pengajuan ini merupakan pertaruhan besar karena tokoh yang sebelumnya digadang, Bang Sani, terpaksa dikandaskan.

PKS sebenarnya sudah memiliki rencana jangka panjang, dengan HNW sebagai gubernur DKI, maka jalan untuk memenangkan pemilu akan semakin mulus, apalagi dengan sokongan Jabar dan daerah lainnya. Apabila HNW berhasil memenangkan pilgub DKI, ada kemungkinan besar ia akan disokong sebagai Capres dalam pemilu, tanpa mempertimbangkan janji jabatannya.

Sayangnya niat PKS saat itu dihadang oleh Jokowi yang dulu pernah didukungnya.  PKS yang masih percaya diri  memenangkan pilgub saat itu tidak terlalu agresif menyerang Jokowi, mereka masih percaya diri bahwa sosok HNW yang mantan ketua MPR masih lebih bonafide dibandingkan calon-calon lainnya, apalagi Jokowi. Walau demikian mereka cukup memahami bahwa tokoh Jokowi masih memiliki potensi berbahaya, beberapa serangan pun ditembakan. Salah satunya tuduhkan kalau Jokowi tidak amanah karena melanggar janji memimpin Solo.

Tuduhan terhadap Jokowi tampak janggal  karena pada awalnya PKS juga berniat mendukung Jokowi dengan memasangkannya dengan Bang Sani (Triwisaksana), namun Megawati menolak usul tersebut. Jokowi sendiri menolak dipasangkan dengan kader PKS karena adanya "mahar" yang harus dipenuhinya.

 http://metro.news.viva.co.id/news/read/297870-aboe-bakar-pks--megawati-tolak-jokowi-sani

Hasil pilgub putaran pertama ternyata kurang menggembirakan. PKS sangat terkejut dengan hasil yang mereka peroleh. Seorang mantan ketua MPR dan tokoh terbaik mereka hanya mendapat sekitar 12 % suara. Jauh dari pasangan Jokowi-Ahok yang mencapai 42%.  Hal ini disebabkan karena warga kota tidak terlalu familiar dengan tokoh HNW. PKS menyadari hal itu sehingga mereka mendorong HNW untuk turun langsung ke lapangan, meniru aksi blusukan Jokowi... Upaya ini tidak berhasil...

Hidayat Nur Wahid Mencoba meniru gaya blusukan Jokowi 

Pada putaran kedua, PKS memutuskan untuk mendukung Foke. Menurut kabar yang beredar, hal ini diputuskan setelah permintaan mahar mereka ditolak oleh kubu Jokowi-Ahok. Sejak inilah benih kebencian PKS terhadap Jokowi memuncak, mereka menganggap Jokowi sebagai orang sombong yang tidak menghargai kebesaran PKS. Berbagai serangan membabi buta untuk memuluskan Foke menjadi gubernur pun mulai dilancarkan, salah satunya dengan mengangkat isu SARA.

Kemenangan Jokowi-Ahok dalam pilgub putaran kedua (Foke langsung mengakui kekalahannya setelah melihat hasil Quick Count) semakin memanaskan emosi PKS. Kader-kader tetap dikondisikan untuk merongrong pemerintahan Jokowi-Ahok baik lewat pemerintahan (DPRD) maupun media hingga kepentingan mereka diakomodir. Untungnya Jokowi-Ahok tidak bergeming.

Sejauh ini kita sudah bisa mendapatkan beberapa penyebab kebencian PKS terhadap Jokowi, yaitu :


  • 1. Jokowi menghalangi niat PKS untuk menguasai Jakarta dan Indonesia

  • 2. Jokowi tidak menanggapi permintaan mahar dari PKS


Menjelang Pilpres 2014  terjadi peristiwa penting yaitu ditangkapnya LHI oleh KPK terkait kasus korupsi daging. Peristiwa ini sangat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap PKS sehingga partai itu seringkali diidentikan dengan "sapi". Berbeda dengan sikap partai-partai lainnya yang seringkali tidak melawan tindakan KPK, PKS secara lantang menuduh terjadinya konspirasi di balik tindakan tersebut.

Hingga saat ini, tokoh PKS seperti Fahri Hamzah terus menyuarakan pelemahan atau pembubaran KPK yang dianggapnya telah mencoreng nama baik PKS. Fahri mungkin lupa kalau lebih banyak masyarakat yang bersimpati terhadap KPK daripada PKS. Akibatnya kepercayaan masyarakat terhadap PKS semakin melemah. Simpatisan non kader yang tadinya mempercayai kebersihan PKS mulai merasa ragu dan mencari tokoh lain yang dianggap bersih. Pemilu 2014 menjadi hakim bagi PKS.

Partai ini hanya mendapatkan 8.480.204 suara atau 6,79%  secara nasional.  Jumlah ini tentunya sangat kecil dilihat dari kiprah PKS yang telah berdiri sejak 1998 atau dibandingkan misalnya Partai Nasdem yang baru berdiri dan sanggup meraih 8.402.812 suara. Perolehan suara PKS bisa jadi merupakan suara kader murni. Pimpinan PKS lagi-lagi terkejut atas hasil ini karena target mereka adalah meraih 3 besar.

Mereka pun menyalahkan KPK yang dianggapnya telah merusak nama baik PKS dan menghilangkan suara simpatisan. Mereka tidak sadar kalau penyebab kekalahan tersebut lebih banyak berasal dari masalah internalnya. Berikut adalah beberapa penyebab kekalahan tersebut :

1. Aksi-aksi tidak simpatik tokoh PKS seperti Fahri Hamzah yang kerap menyuarakan pembubaran KPK menghilangkan suara masyarakat yang menaruh kepercayaan pada KPK. Mereka lupa bahwa masyarakat lebih menyoroti keburukan tokoh politik daripada kebaikannya. Segala prestasi dan kredibilitas yang dibangun oleh kader-kader terbaik PKS tertutupi oleh aksi-aksi seorang Fahri Hamzah. Kejadian ini terulang kembali ketika pilpres.

2. PKS tidak memiliki tokoh yang bisa dijual kepada masyarakat. Pasca ditahannya LHI, otomatis PKS tidak memiliki banyak pilihan untuk bisa diajukan sebagai Presiden. Sebenarnya setelah kekalahan HNW dalam pilgub, PKS lebih realistis dengan hanya mengajukan cawapres. Mereka pun mengajukan tiga tokoh capres dalam PEMIRA yaitu Aher, HNW dan Anis Matta. Ketiga tokoh tersebut memiliki kekuarangan masing-masing. Aher belum dikenal secara nasional, HNW terbukti kalah dalam pilgub (apalagi pilpres), sedangkan Anis Matta tidak memiliki keunggulan apa-apa dibandingkan capres lainnya. Realistis atas keadaan tersebut, para capres hasil pemira melakukan manuvernya masing-masing dengan mendekati capres-capres yang populer. HNW dan Anis Matta tidak terlalu dilirik karena dianggap tidak bonafide. Satu-satunya yang berpeluang adalah Aher, namun melihat perolehan partainya yang kecil ia menurunkan targetnya menjadi cawapres. Aher pun mendekati baik Jokowi maupun Prabowo.

Kader PKS Ahmad Heriawan mencoba peruntungan dengan mendekati Jokowi 

Upaya Aher untuk mendekati Jokowi ternyata terhalang oleh kondisi eksternal dan internal. Jokowi maupun kalangan di sekitarnya menolak Aher karena tokoh no.1 di Jawa Barat tersebut berpotensi terkait korupsi, selain itu permintaan mahar dan menteri tentunya tidak akan diakomodir Jokowi. Di kalangan internal PKS sendiri, Fahri Hamzah dan kawan-kawan sudah kadung menghina Jokowi sehingga keputusan merapat dengan Jokowi akan merusak kepercayaan kader terhadap pimpinan partai.

Keputusan partai akhirnya mengalihkan dukungan secara total kepada Prabowo. Prabowo sangat tertolong berkat masuknya PKS dalam barisan mereka. Tapi tentunya tidak ada yang gratis, PKS memilik mesin yang cukup baik untuk menggerakan massa dan melakukan propaganda, Prabowo mau tidak mau harus mensuplai "bahan bakar" untuk mesin tersebut. Prabowo pada awalnya ingin dipasangkan dengan Aher karena menurutnya suara warga Jabar akan sangat menolong kemenangannya. Tapi sayangnya di detik akhir Hatta Rajasa masuk dengan membawa "mahar" yang lebih besar daripada hanya sekadar janji "suara warga Jabar".

PKS sempat kecewa atas keputusan Prabowo tapi mereka tidak punya pilihan lain kecuali all out mendukung Prabowo.. Toh mereka sudah menerima "bahan bakar" untuk menjalankan mesinnya. Pasukan PKS ternyata terbilang sangat militan dibandingkan pendukung Prabowo sendiri. Hal ini bisa dipahami karena pimpinan PKS mendoktrin para kadernya untuk memandang pilpres sebagai pertarungan hitam - putih.

Prabowo di satu sisi merupakan harapan umat Islam melawan Jokowi yang mewakili "asing, non muslim, dan freemasonry". Mereka lupa kalau Prabowo didukung oleh orang Kristen yang dipimpin adiknya, mereka lupa kalau keluarga Prabowo adalah non muslim, mereka juga lupa kalau Prabowo bukanlah seorang muslim yang taat. Pokoknya Sami'na watha'na,  perintah pemimpin partai adalah sabda yang harus dipenuhi.

Fitnah pun mengalir dengan derasnya karena para Kader tidak mampu menemukan kesalahan nyata pada Jokowi. Fitnah paling kejam adalah dengan menuduh keluarga Jokowi kafir. Beberapa kali situs propaganda PKS (pkspiyungan) menyuarakan hal ini, yang kemudian disebarkan secara membabi buta oleh para kadernya. Uniknya, seringkali fitnah-fitnah ini tidak konsisten. Satu saat mereka menuduh Jokowi sebagai antek Amerika, di lain waktu Jokowi sebagai antek komunis.

Seorang yang berpikiran sehat tentunya merasa bingung bagaimana seorang antek Kapitalis bisa menjadi antek komunis di waktu yang sama. Tapi begitulah fitnah... Fitnah tidak perlu sejalan dengan logika, fitnah ditujukan untuk meraih simpati 0rang-0rang yang tidak berpikir...

Para pimpinan PKS diam saja menangggapi penyebaran fitnah oleh kader-kadernya. Mereka tidak peduli kalau tindakan ini justru merugikan Prabowo yang sebelumnya memiliki nama baik dan cenderung tidak suka menyerang secara membabi buta. Apabila kita perhatikan, isu yang diangkat Gerindra untuk menyerang Jokowi biasanya berkutat soal pelanggaran amanah, pelanggaran perjanjian batu tulis, dan antek Megawati.

PKS di lain pihak mengangkat isu yang lebih liar seperti Jokowi kafir, ibadahnya palsu, menteri agama Syiah, dan lain-lain. Berbagai upaya penipuan lewat media maya pun dilakukan, foto-foto artis dan Jokowi dipalsukan dengan photoshop. Kemampuan ini hanya dilakukan oleh kader PKS karena Gerindra tidak memiliki kemampuan soal itu. Untungnya segala kepalsuan tersebut dengan mudahnya dipatahkan oleh simpatisan Jokowi yang katanya "bodoh-bodoh" itu.

Upaya PKS ini terbukti merusak perolehan suara Prabowo karena kalangan pemilih rasional, minoritas, non muslim, dan santri yang merasa dihina Fahri Hamzah mengalihkan dukungan kepada Jokowi.  Pemilih jenis ini berjumlah puluhan juta, tidak sebanding dengan 8 juta suara yang disumbangkan PKS kepada Prabowo.

Puncak kekesalan PKS kepada Jokowi dengan menyebut Jokowi sinting yang dikatakan oleh Fahri Hamzah 

Selain menyebar fitnah, PKS juga berusaha terus meraih kepercayaan Prabowo untuk mempertahankan posisi tawarnya. PKS memberikan hasil-hasil survey yang menggembirakan Prabowo walaupun pada kenyataannya survey tersebut fiktif. Secara tidak langsung, PKS telah menjerumuskan Prabowo dalam suatu kenyataan palsu.

Ujung-ujungnya ketika mereka memberika hasil real count abal-abal kepada Prabowo yang dijadikan dasar bagi Prabowo untuk mengundurkan diri dari rekapitulasi. Prabowo menuduh terjadinya kecurangan secara sistematis padahal seluruh saksi yang katanya berasal dari PKS sudah menandatangani berita acara di tingkat TPS. Aksi PKS telah merusak nama baik Prabowo Kemenangan Jokowi tentunya merupakan mimpi buruk bagi kader PKS. Mereka yang telah berjibaku secara ikhlas (berbeda dengan pendukung Prabowo lainnya yang dimobilisasi) merasa dikalahkan oleh orang "kafir".

Kenyataan ini mengganggu keimanan mereka karena selama ini mereka percaya Tuhan selalu berada di pihaknya. Akibatnya hingga sekarang masih banyak kita temukan kader PKS yang menyuarakan sumpah serapah terhadap Jokowi. Mereka lupa kalau PKS merupakan bagian dari sistem demokrasi dan harus menerima segala keputusan yang dihasilkan sistem itu.

Di tingkat elite, kemenangan Jokowi akan menyulitkan pembiayaan mesin partai. Tanpa menteri di pemerintahan, kas PKS akan berkurang. Mereka tidak bisa selamanya bergantung kepada kepala daerah karena KPK selalu mengawasi. Akhirnya salah satu cara yang akan dijalankan adalah menyandera pemerintahan Jokowi lewat satu-satunya jalur yang masih mereka miliki : legislatif.

Menurut prediksi saya, PKS akan terus merongrong pemerintahan Jokowi hingga kepentingan mereka diakomodir. Selama itu pula mereka akan mendekati Prabowo yang bisa menjadi ATM sementara buat mereka... Semoga tulisan ini bisa memberikan sedikit pencerahan terhadap situasi yang terjadi. [Sint Jan/kompasiana]

Sabtu, 23 Januari 2016



Wahabi yang dikenal dengan watak keras dan kaku dalam prilaku dan amaliahnya, baru-baru ini terekspos pemberlakuan aturan ketat yang melarang penggunaan ponsel bagi para mahasiswa, bahkan dihancurkan jika ketahuan memakainya.

Universitas Bisha di Arab Saudi melarang semua mahasiswa-mahasiswi nya untuk menggunakan ponsel di lingkungan universitas, dengan alasan bidah dan membawa pada kemungkaran.

Namun,  yang anehnya pihak universitas masih membolehkan penggunaan Handphone bagi semua karyawan dan para dosen.

Laporan menyebutkan bahwa staf keamanan menyita dan mengumpulkan berbagai macam HP dari berbagai merek, dan universitas memutuskan memusnahkan semua ponsel yang telah berhasil disita. [Salafinews]

Baca juga :

Mufti wahabi Saudi Haramkan Permainan CaturGrand Mufti Arab Saudi, Sheikh Abdulaziz Al-Sheikh yang beraliran wahabi , mengeluarkan fatwa haram yang melarang orang-orang bermain catur. Alasannya, selain dianggap “pekerjaan Setan”, bermain ♘ dan telah membuang-buan… Read More

Tag: #Ponsel Bidah, Handphone, HP

Jumat, 22 Januari 2016

Rombongan Raja Abdullah dan pejabat kerajaan Saudi saat berkunjung ke Israel dan bertemu dengan perdana menteri Israel Benyamin Netanyahu(dapat di lihat video dibawah)


Arab Saudi dan Israel akhirnya buka kartu. Kedua negara yang selama ini santer disebut saling menjalin hubungan mesra secara diam-diam akhirnya mengakui sekongkol mereka.
Para pejabat kedua negara pernah dilaporkan media internasional bertemu di suatu tempat di luar negeri atau di Israel buat membahas kerjasama di kawasan Timur Tengah.
1. Amankan haji, Saudi sewa keamanan swasta Israel

Tahun 2013 lalu menjadi haji paling menyengsarakan bagi calon jemaah asal Palestina. Bagaimana tidak? Pemerintah Arab Saudi menyewa perusahaan keamanan swasta G4S milik Israel.

Situs abna.ir melaporkan, Senin (14/10/2013), Saudi bukan pertama kali menyewa keamanan. Saban tahun diperlukan sekitar 700 ribu orang pasukan agar pelaksanaan haji berjalan lancar. Tentu saja ini mengejutkan bagi Peziarah Palestina.

G4S al-Majal, salah satu cabang dari perusahaan keamanan G4S dipercaya sudah mengawal pengamanan haji sejak 2010. Namun belum diketahui bagaimana jenis kerja sama dengan perusahaan induk.

Pegiat dari kelompok Boikot Sanksi dan Divestasi Israel pada Palestina (BDS) mengatakan pihaknya menyerukan agar Saudi membatalkan kerjasama dengan satuan keamanan yang juga melindungi pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat, sedikit-sedikit mencaplok tanah Palestina.

Tak hanya BDS yang bereaksi atas kerjasama ini imam Masjid Al-Aqsa Syekh Ekrima Sabri mengatakan bekerja sama dengan G4S juga merupakan kejahatan. "Mereka membantu penjajah adalah penjajah juga," ujarnya.

Eshki [jendral Saudi] bersalaman dengan Gold [pejabat Israel] di hadapan forum yang digelar Kementerian Luar Negeri AS itu. Saat berpidato, Eshki menjelaskan alasan negaranya bersedia duduk semeja dengan Israel, untuk menangani pengaruh Iran.

2. Delegasi Saudi temui pejabat militer Israel

Menurut radio Israel, Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Amir Salman bin-Sultan dan dua pejabat lainnya diam-diam mengunjungi Israel.

Perjalanan ke Israel itu dilaporkan oleh surat kabar bermarkas di Yerusalem, al-Manar. Dalam berita itu dikatakan informasi soal itu berasal dari sumber-sumber rahasia, seperti dilansir situs middleeastmonitor.com.

"Delegasi Saudi," kata sumber itu,"menemui pejabat militer Israel dan Bin-Sultan mengunjungi salah satu pangkalan militer Israel ditemani seorang pejabat militer senior."

Radio Israel tidak mengonfirmasi berita dari sumber itu, namun dilaporkan sejumlah surat kabar baru-baru ini sudah banyak melaporkan pertemuan rahasia antara pejabat Saudi dengan pejabat militer Israel.

Awal pekan ini koran Iran melaporkan pihak Saudi dan Israel mengadakan pertemuan di sebuah negara di luar negeri.

Riyadh sebelumnya membantah laporan dari koran British Sunday Times yang melaporkan kerja sama Saudi-Israel dalam persiapan menyerang program pengembangan nuklir Iran.


3. Saudi izinkan jet tempur Israel melintas buat gempur Iran

Pejabat Uni Eropa di Brussels, Belgia, mengatakan kepada stasiun televisi Israel Channel 2, Arab Saudi sudah menawarkan wilayah udaranya untuk dilintasi pesawat-pesawat jet tempur Israel guna menyerang Iran jika diperlukan.

Langkah itu sebagai balas budi buat Israel yang meningkatkan pembicaraan damai dengan Palestina.

"Pihak berwenang Saudi sudah berkoordinasi penuh dengan pejabat Israel dalam soal Iran," kata pejabat Eropa itu, seperti dilansir Sputnik News, Kamis (26/2).

Jika jet-jet tempur Israel bisa melintasi wilayah udara Arab Saudi maka Negeri Bintang Daud itu bisa menyerang Teheran kapan saja tanpa perlu mengitari Teluk Persia.

Channel 2 juga mengungkapkan pasukan intelijen Israel dan negara Arab juga sudah berbagi informasi soal program nuklir Iran.

Meski Israel dan Saudi tidak punya hubungan diplomatik, namun sejumlah laporan yang menyatakan kedua negara itu sudah banyak bekerja sama untuk menyerang Iran.


4. Jet tempur Israel dukung Saudi ikut gempur Yaman

Sumber di Ibu Kota Sanaa, Yaman, Jumat lalu mengatakan sejumlah jet tempur Israel ikut melancarkan serangan udara ke Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi pada Kamis pekan lalu.

"Ini pertama kalinya pasukan Zionis bergabung dengan koalisi negara Arab," ujar Sekretaris Jenderal Partai Politik Al-Haq, yaman, Hassa Zayd dalam akun jejaring sosial Facebook, seperti dilansir Global Search, Ahad (29/3).

Dia mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah memerintahkan langsung Angkatan Udara Israel mengerahkan jet-jet tempur mereka buat mendukung serangan Saudi ke Yaman.

Jumat lalu sedikitnya 15 orang tewas di Sanaa dalam serangan udara itu.

Stasiun televisi al-Massira melaporkan serangan udara Saudi itu menargetkan rakyat sipil Yaman yang sedang berbelanja di pasar.

Liga Arab kemarin menyatakan siap membentuk koalisi militer buat menyerang Yaman yang kini dikuasai pemberontak Houthi beraliran Syiah.

Negara-negara Arab itu juga menyerukan pemberontak Houthi untuk segera mundur dari Sanaa dan sejumlah institusi pemerintah serta menyerahkan senjata mereka kepada otoritas yang berwenang.

Lihat Video:


 5. Pejabat Israel dan Saudi akui jalin kerjasama

Arab Saudi dan Israel akhirnya membenarkan rumor selama ini bahwa dua negara bermusuhan itu sebetulnya sudah menjalin hubungan diplomatik. Dalam forum Dewan Hubungan Luar Negeri Amerika Serikat pekan lalu, kedua negara membenarkan sudah digelar lima kali pertemuan rahasia di tempat netral sejak 2014.

Tujuan dialog itu adalah membahas strategi menangkal Iran yang terus berambisi memiliki nuklir. Dirjen Kementerian Luar Negeri Israel Dore Gold mengatakan pihaknya dan Saudi punya kepentingan beririsan.

Israel jengah dengan langkah Iran mendanai militan Hizbullah di selatan Libanon. Apalagi AS malah mengizinkan Iran memiliki fasilitas nuklir, yang dikhawatirkan bisa menjangkau wilayah Zionis.

Sedangkan Arab Saudi sejak lama tidak akur dengan negara mayoritas Syiah itu. Apalagi Iran secara terbuka mendukung militan Houthi yang menggulingkan Presiden Yaman selaku sekutu Saudi.

"Bukan berarti (Israel-Saudi) telah menyelesaikan semua masalah dan perbedaan selama ini, tapi harapan kami, isu-isu bersama dapat kami atasi di tahun-tahun mendatang," kata Gold seperti dilansir the Atlantic, Senin (8/6).

Dalam forum yang sama, Saudi diwakili Anwar Majed Eshki, purnawirawan yang dulu menjabat sebagai penasehat Dubes Saudi untuk Amerika Serikat.

Eshki bersalaman dengan Gold di hadapan forum yang digelar Kementerian Luar Negeri AS itu. Saat berpidato, Eshki menjelaskan alasan negaranya bersedia duduk semeja dengan Israel, untuk menangani pengaruh Iran.

Bekas jenderal berpengaruh di Saudi ini percaya para mullah di Iran berambisi menguasai Timur Tengah. "Ada tujuh skenario yang dipersiapkan Saudi untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah," kata Eshki.
Salah satu rencana itu adalah mendongkel rezim Mullah di Iran. Supaya Israel dan negara-negara Arab tak lagi ribut, Saudi pun mengusulkan terciptanya negara penyangga menampung warga Kurdi. Wilayah 'kurdistan' itu mencakup sebagian Iran, Irak, dan Turki.

Sumber: Merdeka.com
Editor: Ali Mahdi

Tag: #Hubungan Saudi Israel

Kamis, 21 Januari 2016


Kepolisian Tajikistan telah mencukur jenggot hampir 13.000 pria dan menutup lebih dari 160 toko yang menjual pakaian Muslim tradisional pada 2015 lalu,  sebagai bagian dari kampanye melawan gerakan radikal dan pengaruh ideologi wahabi di negara itu.


Kepala Polisi wilayah Khathlon, Bahrom Sharifzoda mengatakan pada konferensi pers pada hari Rabu (20/01) bahwa layanan penegak hukum yakin lebih dari 1.700 perempuan dan anak perempuan berhenti memakai jilbab di negara Asia Tengah yang mayoritas penduduknya Muslim itu. Mereka juga menyakini bahwa dengan mencukur jenggot 13.000 pria dapat mengurangi sikap kasar, keras, kaku dan ekstrim pria-pria tersebut.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk melawan radikalisme yang biasa dilakukan oleh orang-orang berjenggot. Kepemimpinan sekuler Tajikistan telah lama melakukan pencegahan tradisi radikal yang terpengaruh dari negara tetangga, Afghanistan.

ISIS Asal Tajikistan

Menurut laporan resmi, ada lebih dari 2.000 orang Tajik yang iut serta berperang di Suriah, yang tergabung dengan kelompok-kelompok bersenjata di negara itu.

Presiden Emomali Rahmon, dikenal selalu mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan sekularisme dan mencegah keyakinan dan praktik yang ia lihat sebagai ancaman keamanan negara atau untuk stabilitas Tajikistan, kata Radio Liberty.

Pada bulan September, Mahkamah Agung Tajikistan juga melarang terdaftar Partai Politik Islam radikal di negara itu, yang dikenal dengan “Renaissance Partai Islam Tajikistan”, setelah berbulan-bulan ujaran kebencian dan kekerasan selalu didengungkan partai tersebut.

Pada bulan Desember, parlemen memberikan Presiden penghargaan sebagai “Pemimpin bangsa” dan secara resmi menunjuk dia “Pendiri perdamaian dan persatuan nasional Tajikistan”. [Voa-islamnews]

Minggu, 27 Desember 2015

Prolog
Pekerjaan utama mereka: bercinta dengan keluarga kerajaan. Jillian Lauren, satu dari sekian selir pangeran Jefri Bolkiah, adik dari Sulan Brunei Hassanal Bolkiah, bercerita lewat bukunya “Some Girls: My Life in a Harem”.


Di antara para candik juga terdapat perempuan Indonesia. Situs koran Belgia De Standard mewawancarai Jillian Lauren. Awalnya ia cuma tahu akan pergi ke Singapura untuk menghibur para pebisnis kaya. Sebagai penari telanjang di klub striptis di Amerika Serikat, permintaan-permintaan seperti ini biasa.

Ke Brunei
Namun saat masuk dalam pesawat ia diinformasikan pergi ke Brunei. “Kelihatannya mereka tak terbuka karena ini terkait dengan keluarga kerajaan,” ujar Jillian. Brunei sepanjang Jillian tahu adalah sebuah kerajaan Islam di Kalimantan, yang sangat kaya berkat minyak. Setelah tiba, ia tak dibawa ke Sultan, melainkan ke adiknya, Jefri, yang saat itu berusia 30an tahun. Walau, tentu saja, kadang ia juga dipinjamkan untuk melayani sang sultan.

40 perempuan
Tetapi yang mengagetkan ada sekitar 40 perempuan bekerja sebagai gundik. “Saya merupakan gadis Amerika pertama. Sebelumnya sudah ada selir dari Thailand, Indonesia, Malaysia dan Filipina. Saya tak banyak berkomunikasi dengan mereka karena masalah hambatan bahasa. Lagipula kami tak mungkin membicarakan bagaimana atau mengapa jadi candik di kesultanan Brunei.” Jillian Lauren sulit mengetahui apakah para perempuan muda itu secara sukarela menjadi selir. “Saya tidak tahu apakah mereka diculik atau dipingit. Kelihatannya mereka malah bersyukur. Itu terlihat dari kehidupan mengenaskan yang mereka tinggalkan. Namun tidak soal keputusan mereka jadi obyek sex sultan. Di sana ada beberapa perempuan di bawah umur. Bukan asal Amerika tapi Asia. Anda dapat merenungkan sejauh mana seorang berusia 15 tahun bisa mengerti persetujuan pekerjaan seperti itu.”

Sangkar emas
Saat masih bekerja sebagai candik pangeran Jefri Bolkiah, perempuan yang sekarang tinggal di kota Los Angeles ini harus menyerahkan paspornya. Meski begitu ia tetap bisa jalan-jalan, yah, dengan pengawasan pengawal yang bawa tas penuh uang untuk Jillian belanja. Tidak ada batas pengeluaran untuk belanja. Situasi yang ia alami boleh dibilang mirip sangkar emas. Ini bukan sekedar peribahasa, di istana banyak perabotan emas, dinding emas, bahkan karpet ada yang dari emas. “Saya memang jarang lihat kota Brunei, karena tidak boleh keluar istana. Kami hidup di dunia mewah yang dikelilingi tembok. Ada kolam renang, lapangan tenis, pusat kebugaran, bioskop, arena bowling. Istana layaknya taman main pangeran dan kami bagian dari itu.”


Pukul halus pantat
Tidak hanya itu. Setiap malam di istana, seperti ada pesta besar-besaran, penuh sampanye, kaviar dan semua makanan mewah lain. Musik memenuhi ruangan dan para penari menari sampai pagi. Semua selir ikut berpesta, sampai orang terpercaya sang pangeran mengambil satu atau lebih dari para candik. Ia lalu membawa pilihan tersebut ke kamar di mana Jillian harus menunggu hingga namanya dipanggil oleh pangeran. “Setelah melakukan hubungan sex ia biasanya memukul halus pantat sang selir. Itu artinya tugas dia sudah selesai. Pangeran sendiri masih punya setidaknya tiga perempuan yang antri. Jadi saya duga, setelah saya keluar, sang pangeran masih akan terus. Saya pernah mendengar bahwa pangeran Jefri pernah meminta hubungan sex bertiga dengan perempuan lain. Dengan saya ia hanya melakukan secara normal. Paling jauh ia pernah menendang pantat saya.” Jillian Lauran pernah bertemu dengan istri pangeran saat dilangsungkan pertandingan polo. Nampaknya ia tidak keberatan dengan pola hidup sang suami. Sekalipun perempuan asal AS tersebut jadi pasangan bermain terfavorit kedua di antara para selir. Ia pernah bercinta setiap hari dengan pangeran, dan pernah juga cuma satu kali per pekan. Semua dilakukan tanpa kondom. Jillian juga mengakui sempat jatuh cinta dengan sang pangeran. Ia sadar cintanya tak akan terbalas.

Ratusan Ribu Dollar
Selama enam bulan menjadi selir pangeran Jefri Bolkiah, Jillian mendapat bayaran sampai 300 ribu Dollar AS. Ini murni, karena semua pengeluaran lain sudah dibayar. Angka tersebut luar biasa pada tahun 1990an. “Saya sangat boros. Yah gimana. Seorang berumur 18 tahun dengan uang ratusan ribu dollar. Dengan uang itu saya kembali kuliah, membeli mobil, pindah ke Kalifornia.”

Tak Menyesal
Ia sekarang tak lagi kontak dengan pangeran. Apalagi setelah menulis buku “Some Girls: My Life in a Harem”. Buku ini dilarang di Brunei Darussalam. Jillian Lauren butuh waktu lama untuk bisa menulis kisah tersebut. Bekerja sebagai pelayan sex di kesultanan bukan cerita sembarang. Perempuan yang dulu berprofesi sebagai penari striptis menyatakan semua kisahnya otentik. Ia tak pernah menyesal dengan apa yang pernah ia geluti. “Saya sedih melihat diri saya dulu. Tidak punya harga diri dan sangat tak menghormati diri sendiri. Sekalipun begitu saya sama sekali tak menyesal mengalami ini semua.” [beauty.lintas.me]

Kamis, 24 Desember 2015

Kedua tangan Taufik gemetar, pipinya berlinangan air mata saat mendengar Pendeta Wahyu Nugroho mengumandangkan Sholawat Nabi, ketika ibadah Natal di GKJ (Gerja Kristen Jawa) Margoyudan, Kamis (24/12/2015).


"Saya tidak menyangka pak pendeta bersholawat di depan ribuan jemaat di sini. Saya benar-benar terharu. Tangan saya sampai gemetar waktu merekam gambar momen itu. Baru kali pertama saya menyaksikan dan merasakan indahnya toleransi beragama," ucap mahasiswa UIN Kalijaga Yogyakarta itu, usai menghadiri ibadah malam Natal.

Kedatangan Taufik di acara tersebut merupakan inisiatifnya sendiri. Ia bersama 13 orang rekannya berangkat dari Yogyakarta pukul 10.30, mengendarai dua mobil. Mereka menyempatkan diri berwisata di Kota Solo, saat siang.

"Pak Wahyu adalah dosen kami di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Beliau mengajar mata kuliah teks suci Al-Quran dan kitab agama lain. Kami ingin mengucapkan selamat Natal saja dengan datang ke sini," bebernya.

Taufik mengimbuhkan, meski ada Fatwa haram mengucapkan selamat Natal, tak menyurutkan niatnya maupun belasan rekan seagamanya.
Terpisah, Pendeta Wahyu Nugroho memaparkan kehadiran para mahasiswa itu saat ibadah Malam Natal sangat berarti. Ia mengatakan sangat tersentuh ada orang-orang yang menjunjung tinggi nilai toleransi beragama.

"Saya bersyukur, itu menunjukkan bahwa Islam di Indonesia tidak seperti yang dipikirkan beberapa orang. Untuk menghormati kehadiran mereka, ijinkan saya bersholawat, karena Natal kali ini bebarengan dengan Maulid Nabi," tutur Wahyu kemudian menyenandungkan Sholawat Nabi di hadapan para jemaat.

Tepuk tangan para jemaat pun menggemuruh di dalam gedung gereja, usai Pendeta Wahyu bersholawat. Ibadah Malam Natal pun diakhiri dengan doa bersama.
Para mahasiswa tampak bersalaman dengan para jemaat yang menuntaskan doa. Mereka terlihat akrab, bahkan ada pula jemaat yang mengajak foto bersama dengan mahasiswa, berlatarbelakang pohon Natal.[tribun]

Selasa, 15 Desember 2015

Wajib Dibaca dan Mohon Berhati-hati


Seorang pria menghampiri seorang wanita yg sdg mengisi bensin dan menawarkan jasanya sebagai pengecat serta memberikan kartu namanya.

Wanita itu menolaknya namun menerima kartu nama tersebut karena sopan santun. Pria tersebut kemudian masuk ke sebuah mobil yang dikemudikan pria lain. Pada saat wanita itu meninggalkan Pompa Bensin, dia melihat bahwa pria tersebut juga meninggalkan pompa bensin tersebut pada saat yang bersamaan. Hampir seketika, wanita tersebut merasa pusing dan kesulitan untuk bernapas.

Dia mencoba untuk membuka jendela mobil dan kemudian menyadari bahwa bau tersebut berasal dari tangannya. Tangan yang sama dengan tangan yang ia gunakan pada saat menerima kartu nama dari pria di Pom Bensin tersebut.

Wanita tersebut menyadari bahwa pria di pom bensin tersebut berada tepat di belakang mobilnya dan ia merasa harus melakukan sesuatu pada saat itu juga. Wanita itu kemudian menepi ke jalan masuk rumah yang pertama ia temui dan menekan klakson mobilnya berulang-ulang untuk meminta tolong.

Laki-laki yang membuntuti wanita tersebut kemudian melarikan diri tapi wanita tersebut masih merasa sangat pusing setelah beberapa menit sampai akhirnya dia dapat bernapas dengan normal. Sepertinya ada sesuatu yang terdapat pada kartu nama tersebut yang dapat menyakitinya. Obat ini disebut dengan "Burun Danga" dan ini digunakan oleh orang yang ingin melumpuhkan korbannya untuk mencuri dari korban tersebut atau memanfaatkannya. Obat ini empat kali lipat lebih ampuh dari date rape drug (sejenis obat bius) dan dapat ditransfer kepada korban dengan sebuah kartu yang sederhana. Jadi harap untuk memperhatikan hal ini dan jangan menerima kartu pada saat anda sendiri atau di jalanan.

Ini juga berlaku untuk orang yang tak dikenal yang datang ke rumah anda dan memberikan kartu nama pada saat menawarkan jasa mereka. Mohon kirim pesan ini untuk memperingati semua wanita, atau bahkan pria. Jangan anggap sepele

Semoga bermanfaat....

Senin, 14 Desember 2015


Toleransi dalam kebhinekaan dalam sosial budaya bangsa Indonesia sebenarnya sudah berjalan dengan baik dan indah. Satu contoh adalah apa yang terjadi di lereng gunung Sindoro, tepatnya di Desa Bejiarum, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.


Di tempat yang sejuk ini telah terjalin kisah toleransi seorang ibu Erna Astutik yang beragama Kristen tetapi mengabdikan hidupnya menjadi Ustadzah dan mengajari anak-anak Muslim di kampungnya mengaji.

Seperti yang ditulis ahlulbaitindonesia.org, kisah ini berawal dari keprihatinan Bunda Erna terhadap tidak adanya lembaga pendidikan agama untuk anak-anak Muslim di kampungnya pada tahun 2010. Lalu dia  mengusulkan kepada Lurah waktu itu, Isnaini, agar di Bejiarum dibangun lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Tempat Pembelajaran al-Qur’an (TPQ). Usulan ini dikabulkan oleh Lurah Isnaini. Bunda Erna, demikian ia dpanggil di kampungnya, diberi tempat di samping lapangan sepak bola, dan didirikanlah PAUD dengan nama Al-Fabet di tempat itu.

Hingga saat ini, PAUD & TPQ Al-Fabet yang dibina oleh Bunda Erna telah mampu menampung 90 siswa. Al-Fabet, penuh dengan kegiatan belajar-mengajar. Pagi jam 07.00 WIB-12.00 WIB, digunakan untuk PAUD, sore jam 04.00-06.00 WIB, digunakan untuk kelas pembelajaran al-Qur’an, dan ba’da Maghrib, khusus ngaji bagi remaja kampung.

Bunda Erna adalah satu-satunya ‘Ustadzah’ beragama Nasrani di TPQ Al-Fabet. Selain Bunda Erna, ada 3 Ustadzah yang juga mengajar di TPQ, Ustadzah Farah, Ustadzah Nani, dan Ustadzah Mitri. Juga beberapa remaja SMA yang juga menjadi pengajar sukarelawan anak-anak kampung, meski tidak rutin. Tak hanya dari Bejiarum, anak-anak dari kampung sebelah pun dipercaya oleh orangtua mereka belajar ilmu agama Islam di TPQ ini.

Saat ditanya kenapa terpanggil mengajar ngaji anak-anak Muslim di kampungnya, Bunda Erna menceritakan, ia terinspirasi mertuanya, Pak Slamet. Pak Slamet adalah tokoh masyarakat beragama Nasrani yang dikenal masyarakat memiliki jiwa sosial yang kuat. Karena itulah, meski ia Nasrani, ia dipercaya warga kampung yang mayoritas Muslim sebagai Kepala Pengurus Masjid di Bejiarum.

Warga di kampung Bejiarum sangat mencintai dan mengapresiasi perjuangan Bunda Erna dan Ustadzah-Ustadzah lain mendidik putra-putri mereka. Suparman, Kaur Kesra Desa Bejiarum pun mengamini hal ini dan menegaskan bahwa sebenarnya dari dulu, indahnya toleransi dalam kebhinekaan ini merupakan karakter khas bangsa Indonesia. Inilah salah satu pilar NKRI yang harus senantiasa kita jaga.  [ahlulbaitindonesia,Org]

Kamis, 10 Desember 2015

Sebuah Manuskrip [naskah] kuno yang menceritakan tentang hubungan antara Imam Ali as dan Kerajaan Siliwangi telah dijadikan referensi resmi oleh pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat sebagai khazanah budaya yang otentik dan bernilai sejarah tinggi.

  • Kecamatan : Leles
  • Nama pemegang naskah : Encon 
  • Tempat naskah : Desa Cangkuang 
  • Asal naskah : pemberian 
  • Ukuran naskah : 16 x 20.5 cm 
  • Ruang tulisan : 15 x 18 cm 
  • Keadaan naskah : baik 
  • Tebal naskah : 71 Halaman 
  • Jumlah baris per halaman : 15 baris 
  • Jumlah baris halaman awal dan akhir : 15 dan 13 baris 
  • Huruf : Arab/Pegon 
  • Ukuran huruf : sedang 
  • Warna tinta : hitam 
  • Bekas pena : agak tajam 
  • Pemakaian tanda baca : ada 
  • Kejelasan tulisan : jelas 
  • Bahan naskah : kertas daluang 
  • Cap kertas : tidak ada 
  • Warna kertas : coklat kekuning-kuningan 
  • Keadaan kertas : agak tebal 
  • Cara penulisan : timbal balik 
  • Bentuk karangan : puisi (tembang) 


Ringkasan isi :
Naskah ini berisi cerita tentang kisah seorang tokoh yang bernama Keyan Santang: putra Raja Padjajaran Sewu. Prabu Siliwangi, yang gagah perkasa kemudian masuk Islam. Ia menyebarkan agama baru yang dianutnya itu di Pulau Jawa dan menetap di Godog. Suci Kecamatan Karangpawitan Garut sampai akhir hayatnya. Nama-nama lain yang disandang tokoh itu adalah Gagak Lumayung, Garantang Sentra. Pangeran Gagak Lumiring. Sunan Rakhmat, dan Sunan Bidayah.

Pada suatu hari Keyan Santang berdatang sembah kepada ayahandanya. Ia ingin menyampaikan sesuatu yakni hasrat hatinya untuk dapat melihat darah sendiri. Kemudian baginda memanggil para ahli nujum untuk menanyakan siapa gerangan orang yang sanggup memenuhi keinginan Keyan Santang seperti yang diucapkannya tadi. Para ahli nujum tidak seorang pun yang dapat menjawab pertanyaan raja. Tetapi kemudian seorang kakek yang sudah tua renta dating menghadap baginda raja dan berkata. ? Daulat tuanku, hamba hendak menghabarkan kepada tuanku bahwa sebenarnya ada orang yang dapat memperlihatkan darah raja putra itu. Ialah Baginda Ali di Mekah.?

Prabu Siliwangi bertanya,?Siapa kiranya yang akan unggul bila anakku bertarung dengan dia?? Selesai pertanyaan itu diucapkan, maka tanpa memperlihatkan jawaban kakek itu pun lenyap dari pandangan. Menurut yang empunya cerita, kakek itu tak lain adalah Malaikat Jibril.

Nama Baginda Ali terkesan pada hati Keyan Santang. Sekarang ia ingin mencari orang yang memiliki nama itu ke Mekah. Setelah meminta izin dari Prabu Siliwangi dan menyetujuinya untuk berangkat, maka Keyan Santang terbang. Namun ia belum tahu jalan ke Mekah. Baru saja ia tinggal landas, di atasnya terdengar suara tanpa wujud sumbernya, ?Engkau bernama Geranta Sentra!?

Setelah itu tampak olehnya seorang putri yang sangat cantik turun dari langit. Terjadilah percakapan antara Keyan Santang dengan putri itu. Kemudian putrid itu minta kepada Keyan Santang agar diambilkan bintang-bintang dari langit. Setelah selesai mengucapkan permintaannya itu, maka hilanglah putri itu. Ingin memenuhi permintaan sang putri, Keyan Santang bertambah tinggi terbangnya, ia bermaksud akan memetik bintang. Tetapi malah bintang itu berterbangan jauh ke langit. Keyan Santang tidak putus asa, ia terus mengejar bintang itu hingga akhirnya ia sampai di atas Mekah. Karena Keyan santang demikian bernafsunya ia ingin dapat menangkap salah satu bintang, maka langit di atas Mekah pun menjadi hingar bingar. Suara gaduh itu membuat baginda Ali ingin melihat keadaan langit.

Tak lama kemudian bertemulah Baginda Ali dengan Keyan Santang. Terjadilah percakapan antara mereka. Kata Baginda Ali ,?Kau dapat mengambil bintang, asal kau tahu dahulu mantranya. ?Keyan Santang menanyakan bagaimana bunyi mantra itu. Kemudian Baginda Ali mengucapkan mantra yang berbunyi. ?Allohusoli ala nu dimakbul Sayidina Muhammad?. Setelah Keyan Santang mengucapkan mantra itu, ia dapat menangkap bintang dari langit. Ternyata bintang itu berupa untaian tasbih.
Diketahui akhirnya oleh putra raja Padjadjaran itu bahwa yang mengajarkan mantra itu adalah baginda Ali yang tengah dicarinya. Timbul keinginan Keyan Santang untuk mengajak bertarung dengan Baginda Ali. Tetapi Baginda Ali sudah tidak ada. Keyan Santang hanya bertemu dengan seorang tua bangka yang sedang membawa tungked (tongkat) dan tiang mesjid. Terjadilah percakapan antara Keyan Santang dengan orang tua itu . Keyan Santang mencoba untuk mencabut tongkat yang ditancapkan oleh orang tua tadi, tetapi tidak berhasil Setelah diketahui bahwa orang tua itu tidak lain adalah Baginda Ali, maka Keyan Santang pun menyatakan takluk dan kemudia mau memeluk agama Islam. Keyan Santang berganti nama menjadi Sunan Rakhmat atau Sunan Bidayah.

Keyan Santang pun memeiliki tugas untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Prabu Siliwangi menolak bahkan tidak mau memeluk agama Islam. Kemudian dengan jalan menembus bumi raja Padjadjaran itu pergi dari Padjadjaran Sewu. Sementara itu para bangsawan Padjadjaran bersalin rupa menjadi bermacam-macam jenis harimau. Sedangkan keraton serta merta berubah menjadi hutan belantara. Konon harimau-harimau itu menuju hutan Sancang mengikuti Prabu Siliwangi.

Sementara itu Sunan Rahkmat meng-Islamkan rakyat yang ada di Batulayang, Lebak Agung, Lebak Wangi, Curug Fogdog, Curug Sempur, dan Padusunan. Sewaktu itu Sunan Rakhmat kawin dengan Nyi Puger Wangi yang berasal dari Puger. Dari Puger Wangi Sunan Rakhmat mempunyai anak kembar, kedua-duanya laki-laki, kakaknya bernama Ali Muhammad dan adiknya Pangeran Ali Akbar. Sayang sekali tak lama kemudian setelah melahirkan Nyi Puger Wangi meninggal dunia.

Dalam kesedihan karena ditinggal istri, Sunan Rakhmat terus menyiarkan agama Islam di Karang Serang, Cilageni, Dayeuh Handap, Dayeuh Manggung, Cimalati, Cisieur, Cikupa, Cikaso, Pagaden, Haur Panggung, Cilolohan, warung Manuk, Kadeunghalang, dan Cihaurbeuti. Pada suatu saat pernah pula Sunan Rakhmat berangkat lagi ke Mekah.

Waktu akan pulang lagi ke Jawa, Sunan Rakhmat dibekali tanah Mekah yang dimasukan ke dalam peti. Di dalam peti itu diletakkan pula sebuah buli-buli berisi air zam-zam. Selain itu Sunan Rakhmat diberi hadiah kuda Sembrani oleh ratu Jin dan Jabalkop.

Alkisah disebutkan bila peti itu gesah (bergoyang) di suatu tempat di Pulau Jawa, maka itulah tandanya Sunan Rakhmat mesti berhenti. Di sanalah ia mesti bermukim. Adapun menurut yang empunya cerita, tempat bergoyangnya peti itu di Godog. Itulah sebabnya Sunan Rakhmat yang nama aslinya Keyan Satang dimakamkan di Godog Karangpawitan Garut.[PemKabGarut. Go. Id] 

Senin, 30 November 2015

Lagi-lagi Ustad Wahabi Menebar fitnah untuk memprovokasi umat pendukungnya dalam situs yang mengatasnamakan Ahlussunnah tapi dikelola media wahabi ini Athian dai mengatakan,"Menurut laporan, di Balikpapan sempat ada peristiwa yang bisa menimbulkan konflik besar di masyarakat, terutama ketika ada satu kegiatan di sebuah masjid di Kalimantan, orang-orang Syiah membawa seekor domba, lalu diberi nama tiga sahabat Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiyallahu 'anhum, lalu mereka berteriak sambil menyatakan laknat kepada tiga sahabat Rasulullah ini, sambil memukuli kambing tersebut sampai mati." ungkapnya. Berita nya bisa anda cek »» DISINI 



Berkaitan dengan berita Hoax yang tersebar di dunia maya yang berpotensi konflik antara masyarakat salah satu Facebooker yang bernama Surya Hamidi menulis,
"Fitnah itu halal dan mendapat ganjaran surga dari Tuhan?
Judul beritanya seekor kambing, isi beritanya seekor domba.
Kenapa segala bentuk kewarasan berfikir harus menjauh dari seorang Athian Ali...?

  1. Ini beberapa kejanggalan beritanya:
  2. 1. Sebuah mesjid? (entah apa namanya)
  3. 2. Di Kalimantan? (entah di bagian mana)
  4. 3. Menurut laporan? (entah siapa yg melapor)
  5. 4. Seekor kambing? (ups salah, domba)
  6. 5. Diberi nama 3 nama (satu kambing apa 3 nih?)
  7. 6. Tanggal dan waktu? (nanti menyusul)
  8. 7. Dipukul pakai apa? (mungkin pakai kemoceng).
  9. 8. Berapa banyak yg memukul? (nanti kita tanya ke Jonru)
  10. 9. Bangkainya dibuang kemana? (barangkali ke pasukan nasi bungkus. 
Bagaimana? Sannggupkah mereka menjawab dan menunjukkan bukti atas fitnah nya terhadap syiah seperti pertanyaan diatas? 


Seorang dosen di salah satu Universitas di Uni Emirat Arab menjadi bahan tertawaan sejumlah siswa dan pengguna internet karena mengatakan sebuah teori "Bumi tidak bergerak pada porosnya dan Mataharilah yang mengelilingi Bumi".

Sheikh Bandar al - Khaibari nama dosen tersebut mengklaim bumi itu statis tidak bergerak dan matahari mengelilingi bumi setelah salah seorang mahasiswanya bertanya mengenai rotasi bumi.

Setelah mengatakan kalau bumi itu tidak berotasi dan mataharilah yang mengelilingi bumi, sang dosen tampaknya sadar kalau mahasiswanya kebingungan dan tak sependapat dengan dirinya sehingga Sheikh al-Khaibari berusaha untuk mempertahankan pendapatnya dan mengutip sejumlah pendapat ulama dan pernyataan al-Quran dan Hadits.

Mungkin, karena argumennya sangat sulit dimengerti ia membuat sebuah ilustrasi yang lucu dan tidak rasional, "sebuah pesawat tidak kan bisa terbang kalau bumi itu berputar" . "Dimana kita sekarang? kita tidak kemana - mana kan, coba kalau naik pesawat misalkan ke China, kita bisa sampai ke tujuan, itu karena bumi tidak bergerak,"kata Saudi cleric Syeikh Bandar al-Khaibari.

Dalam sebuah laporan berita Al Arabiya Saudi cleric Sheikh Bandar al-Khaibari juga pernah mengatakan NASA itu hanyalah rekayasa Hollywood, tidak ada manusia yang pernah ke Bulan.[kompas]

Tag: #Teori Matahari Mengelilingi Bumi, #Bumi Tidak Bergerak, #Syeikh Wahabi 
MELIHAT BERITA YANG DIBAWA OLEH WAHABI MEMANG WAJIB UNTUK TIDAK PERCAYA, KARENA BANYAK SEKALI FOTO YANG DI UPLOAD MELALUI FACEBOOK HAMPIR RATA-RATA HOAX SEMUA. SEPERTI POSTINGAN WAHABI DIBAWAH INI SAAT MENUNJUKKAN FOTO YANG KATANYA FOTO JENAZAH TENTARA IRAN KORBAN MELAWAN ISIS (DAESH) DI SURIAH KETIKA DIPULANGKAN KE IRAN.

Dibawah ini adalah foto HOAX yang di upload wahabi pendukung Teroris di Suriah.



LIHAT GAMBAR DAN SITUS RESMINYA DIBAWAH INI YANG DI UPLOAD PADA TANGGAL 15 MARET, 2014. BISA ANDA CEK »» DISINI


Padahal itu gambar waktu pengembalian jenazah Tentara Iran waktu perang Iran-Irak yang diberitakan secara resmi tanggal 14 Maret 2014 dan jumlahnya 95 bukan 188 (kenapa enggak taruh 1000 sekalian biar puas) banyak kena senjata kimia sudah lama tetapi dikembalikan oleh Irak ke Iran setelah damai .... jadi bukan di Suriah tetapi di Irak kok jadinya korban di Suriah..... ini maksudnya apa? maksudnya tentara Iran kalah sama Daesh IS di Suriah ... ngawur... waktu itu kan Iran dikeroyok banyak negara yang membantu Irak. malah tentara Iran bisa masuk ke Irak waktu itu meskipun Iran di keroyok .ngawur banget wahabi kalo bawa berita. Pantas saja Suriah hancur karena dusta dan fitnah kelompok wahabi ini.. wahabi memang hobi fitnah dan dusta.
Baca: Cara Mengetahui foto HOAX dan Asli


Sabtu, 28 November 2015

Media-media Irak mengabarkan, sebuah rombongan dari Vatikan, pusat Kristen Katolik di kota Nasiriyah, Irak menunjukkan solidaritasnya kepada umat Islam negara itu dengan berjalan kaki bersama menuju kota suci Karbala untuk memperingati 40 hari kesyahidan Imam Husein as.


Stasiun televisi Al Manar seperti dikutip IRNA (16/12) melaporkan, sebagian tokoh Kristen Irak menyertai rombongan dari Vatikan yang dipimpin oleh Monsignor Liberio Andreatta, petinggi senior Vatikan dalam acara itu.
Rombongan Vatikan ini menyertai perjalanan para peziarah Imam Husein as dari kota Nasiriyah kurang lebih satu kilometer menuju Karbala.


Ketua rombongan Vatikan terkait hal ini menilai bersamaannya waktu kunjungan rombongan itu ke kota bersejarah Ur dengan perjalanan Muslimin Irak menuju Karbala dan peringatan Hari Arbain sebagai hal yang sangat berharga.  
Liberio mengatakan, "Ketika melakukan kunjungan, kami ikut berjalan kaki bersama para peziarah Imam Husein as menuju kota Karbala."
Sejak beberapa hari lalu para peziarah Imam Husein as dari berbagai kota berbeda di Irak memulai perjalanan mereka menuju kota suci Karbala untuk mengikuti acara Arbain.
Rombongan Vatikan, kemarin, Ahad (15/12) menggelar acara ritual mereka di kota bersejarah Ur, Irak, lokasi munculnya peradaban Sumariya dan tempat kelahiran Nabi Ibrahim as menurut keterangan Injil. Acara yang dihadiri oleh Liberio sebagai perwakilan dari Vatikan itu untuk pertama kalinya digelar kembali setelah beberapa tahun terhenti. (IRIB Indonesia)

Jumat, 27 November 2015

Fatwa kontroversial ulama wahabi Mesir ini telah membuat gempar, ia mengeluarkan fatwa (perintah agama) yang memungkinkan seorang pria untuk mengintip calon istrinya (tunangan) mandi sebelum mereka menikah.

Ulama yang beraliran Salafi-Wahabi Usama al-Qawsi mengatakan bahwa seorang pria diperbolehkan “bersembunyi” sambil melihat sang wanita “yang akan dinikahi” sedang mandi seperti yang dilansir Al-Arabiya.

“Jika Anda benar-benar serius dan ingin menikahi wanita itu, Anda bisa bersembunyi dan mengawasi secara diam-diam, melihat dirinya sebelum Anda menikahinya, maka dapat diterima asalkan niat Anda murni, ” kata Qawsi.

Ia kemudian mengutip dari tanya-jawab seorang sahabat dengan Nabi yang belum diketahui dari mana sumbernya:

Katanya salah satu sahabat Nabi pernah melakukan itu. “Jika Anda dapat melihat sesuatu yang akan membuat Anda ingin menikahinya kemudian pergi ke depan dan lakukan.”

Dalam Islam, dilarang seorang wanita untuk menunjukkan bagian tubuhnya kecuali tangan dan wajah untuk laki-laki, selain untuk suaminya, atau anggota keluarganya yang dikenal sebagai “muhrim.”

Tapi fatwa ulama itu cepat ditolak oleh Menteri Agama Mesir Wakaf Mohammad Mukhtar. “Apa yang kita katakan kepadanya dan orang-orang seperti dia, di mana kemuliaan dan bisa disebut pria kalau ketahuan mengintip wanita mandi?” Mukhtar seperti dikutip.

“Apakah Anda membiarkan ini terjadi untuk putri Anda? Jika itu bisa diterima, maka tidak dengan masyarakat konservatif Muslim dan Kristen yang beradab. Mereka tidak setuju itu.”

Katanya selain itu, Islam mengajarkan norma kesopanan harus dijunjung tinggi dan norma itu juga disetujui oleh semua agama.

Ini bukan pertama kalinya seorang ulama Salafi-Wahabi berkhutbah yang telah menimbulkan kontroversi di Mesir.

Pada puncak internasional semangat Piala Dunia yang lalu. Seorang ulama Mesir ultra-konservatif mengatakan bahwa menonton pertandingan sepak bola tidak dapat diterima dalam Islam karena itu adalah pengalih perhatian dan “menghancurkan bangsa.” (Salafynews)

Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video




VIDEO Terbaru

Random Post

↑ pks